Ucapan Wapres Gibran Soal Cek Kehamilan 6 Kali di Depan Siswi SD Tuai Sorotan
Ucapan Wapres Gibran Soal Cek Kehamilan 6 Kali di Depan Siswi SD Tuai Sorotan--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya penanganan stunting yang dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan Gibran saat menceritakan pengalamannya berkunjung ke salah satu sekolah dasar di Kota Salatiga, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibarengi dengan pemberian pil penambah darah kepada para siswa sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan gizi anak sejak usia dini.
BACA JUGA:Penggerebekan Rumah Kontrakan, Satres Narkoba Tangkap Pemuda dengan Ganja 28 Gram
“Kemarin saya ke, minggu lalu saya ke Salatiga. Jadi kita ke salah satu sekolah ya, mereka menerima MBG sekaligus menerima pil penambah darah,” ujar Gibran, dikutip dari video di akun YouTube Sindonews, Kamis (18/12/2025).
Menurut Gibran, konsumsi pil penambah darah memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan anak-anak, khususnya dalam mencegah anemia yang dapat berdampak pada tumbuh kembang dan risiko stunting di kemudian hari.
“Ini sangat penting sekali. Dan pastikan anak-anaknya meminum obatnya,” tegas Gibran.
BACA JUGA:Bonnie Blue Lecehkan Bendera Merah Putih, Publik dan DPR Bereaksi Keras
BACA JUGA:Kendala Lahan, Mendes PDT Dorong Masyarakat dan Pengusaha Hibahkan Tanah untuk Kopdes Merah Putih
Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyinggung pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, yang sempat menjadi sorotan publik. Ia menekankan bahwa pemeriksaan kehamilan harus dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Nah, lalu pemeriksaan kehamilan minimal enam kali,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gibran mengingatkan bahwa penanganan stunting tidak hanya berhenti pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI), hingga imunisasi lengkap.
BACA JUGA:Libur Sekolah, MBG Tetap Berjalan: BGN Siapkan Opsi Pengantaran ke Rumah
Sumber: