Korban Banjir dan Longsor Aceh Terima 1.000 Rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi

Korban Banjir dan Longsor Aceh Terima 1.000 Rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi

Korban Banjir dan Longsor Aceh Terima 1.000 Rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan pascabencana dengan memberikan bantuan sebanyak 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut difokuskan untuk warga yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang.

BACA JUGA:Coffee Morning di Lapas Narkotika Muara Beliti, Wujudkan Komunikasi dan Kolaborasi Internal

BACA JUGA:Viral Kisah Pilu Istri Setia 17 Tahun, Diusir Usai Suami Lulus PPPK

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, usai mengikuti rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) pada Selasa malam, 16 Desember 2025. Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Menurut M. Nasir, bantuan 1.000 unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana di wilayah terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

BACA JUGA:Modus Emas Palsu, Pasutri Ditipu Pedagang Emas di Sukajadi, Korban Ditembak Airsoft Gun

BACA JUGA:Pastikan Perayaan Misa Pagi Natal 2025 Aman dan Lancar, PLN UID S2JB Gelar Siaga dan Monitoring Terpusat

“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” ujar Sekda Aceh, M. Nasir.

Lebih lanjut, M. Nasir merincikan bahwa dari total 1.000 unit huntap, sebanyak 722 unit akan dialokasikan untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Utara, sementara 278 unit lainnya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.

BACA JUGA:Dirut PLN Tinjau Kesiapan Layanan Kelistrikan Untuk Ibadah Natal di Seluruh Indonesia

BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan EV selama Periode Nataru, Dirut PLN Tinjau Langsung Kesiagaan SPKLU di Berbagai Titik

Pemerintah Daerah Aceh, kata M. Nasir, akan berperan aktif dengan menyediakan lahan untuk pembangunan hunian tetap tersebut. Selain itu, pembangunan tidak hanya berfokus pada unit rumah semata, tetapi juga dilengkapi dengan infrastruktur pendukung yang memadai.

“Pemerintah daerah berkomitmen menyediakan lahan serta fasilitas esensial, seperti akses jalan, jaringan listrik, dan ketersediaan air bersih, agar warga dapat segera menempati hunian dengan layak dan nyaman,” jelasnya.

BACA JUGA:Semangat Natal 2025, Lapas Narkotika Muara Beliti Serahkan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana

Sumber: