Motor dan Puluhan Paket Raib, Kurir J&T Jadi Korban Pencurian di Kepahiang
Motor dan Puluhan Paket Raib, Kurir J&T Jadi Korban Pencurian di Kepahiang--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Seorang kurir jasa ekspedisi J&T di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, menjadi korban pencurian saat menjalankan tugas pengantaran paket. Peristiwa tersebut dialami oleh Toni pada Jumat, 6 Februari 2025, sekitar pukul 11.00 WIB.
BACA JUGA:Sinergi Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikut Panen Raya Melon Inhalton
BACA JUGA:Prestasi Kembali Ditorehkan, Lapas Narkotika Muara Beliti Terima Apresiasi Kakanwil Ditjenpas Sumsel
Kejadian berlangsung di Desa Sukamerindu, Kecamatan Kepahiang. Saat itu, Toni tengah mengantarkan paket ke rumah warga secara berurutan. Usai menyerahkan paket pertama, ia langsung menuju rumah kedua yang lokasinya berdekatan, sementara sepeda motor miliknya masih terparkir di depan rumah penerima paket pertama.
BACA JUGA:Kabar Baik! Mudik Gratis Kereta Api 2026 Dibuka untuk Warga Sumsel
BACA JUGA:Persiapan Spiritual Menjelang Ramadan, Ini Amalan yang Dianjurkan Umat Islam
“Setelah antar paket pertama, saya langsung ke rumah sebelahnya untuk antar paket kedua. Motor masih saya tinggal di depan rumah sebelumnya,” kata Toni, warga Desa Nanti Agung, Kabupaten Kepahiang.
BACA JUGA:Kasus Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala di Pelalawan Terkuak dari Bau Menyengat
BACA JUGA:BPOM Peringatkan Ancaman Obat Palsu, Delapan Produk Ini Paling Rentan Beredar di Pasaran
Namun nahas, setelah selesai mengantarkan paket kedua dan hendak melanjutkan pengantaran berikutnya, Toni mendapati sepeda motor miliknya telah raib. Motor jenis Honda Beat Street dengan nomor polisi BD 4561 YG itu diduga dicuri dalam waktu singkat.
BACA JUGA:Mobil Innova Terjun ke Jurang di Sumber Agung, Tak Ada Korban Jiwa
“Tidak sampai sepuluh menit, pas mau ambil motor ternyata sudah tidak ada,” ungkapnya.
Tak hanya kendaraan, seluruh paket yang belum sempat diantarkan juga ikut hilang bersama motor tersebut. Berdasarkan data pengiriman, jumlah paket yang dibawa Toni saat kejadian mencapai puluhan.
“Paket yang ikut hilang sekitar 53 paket,” jelasnya.
BACA JUGA:Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Siswi SMA Negeri di Bengkulu Alami Luka Fisik dan Trauma
BACA JUGA:Diduga Tersengat Ranjau Babi, Kematian Wanita di Kepahiang Sisakan Tanda Tanya
Akibat peristiwa tersebut, Toni harus menanggung kerugian yang tidak sedikit. Ia memperkirakan total kerugian materi mencapai lebih dari Rp. 25 juta, termasuk sepeda motor dan tanggung jawab terhadap paket pelanggan.
“Kalau ditotal, kerugiannya sekitar Rp. 25 juta lebih,” bebernya.
BACA JUGA:Polisi Bongkar Ladang Ganja Rumahan di Rejang Lebong, Pemilik Rumah Diamankan
BACA JUGA:Warga Lebong Geger, Perempuan Hamil 19 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Atas kejadian ini, Toni telah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Kepahiang untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Ia berharap motor serta paket yang hilang dapat segera ditemukan.
“Laporan sudah kami buat. Harapannya motor bisa cepat ditemukan,” tutup Toni.
BACA JUGA:Komdigi Klarifikasi Dugaan Kebocoran Data Pelamar Kerja yang Ramai di Media Sosial
BACA JUGA:Mantapkan Kinerja 2026, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Rakor Evaluasi dan Rencana Aksi
Sumber: