Breaking News: Warga Komplek Bersama Permai Tanah Periuk Lubuklinggau Temukan Jenazah di Dalam Rumah
Breaking News: Warga Komplek Bersama Permai Tanah Periuk Lubuklinggau Temukan Jenazah di Dalam Rumah--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Warga RT 04 Komplek Perumahan Bersama Permai, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya, Jumat (20/2/2026).
BACA JUGA:Inspirasi Menu Takjil: 3 Minuman Es Segar Pelepas Dahaga Saat Adzan Magrib
BACA JUGA:Ramadhan dan Detoks Digital: Momentum Memulihkan Kesehatan Mental di Era Layar Tanpa Henti
Korban diketahui bernama Suprapto (60). Semasa hidup, ia dikenal warga sebagai tukang servis handphone sekaligus marbot masjid di lingkungan tersebut.
Menurut pantauan di lokasi, aparat kepolisian telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah untuk penanganan lebih lanjut.
Ketua RT 04 Kelurahan Tanah Periuk, Marzuki, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi warga.
BACA JUGA:Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan
BACA JUGA:Satpol PP Tertibkan 6 Gubuk Liar di Lubuklinggau, Diduga Jadi Lokasi Praktik Prostitusi
“Warga menghubungi saya. Mereka menyampaikan bahwa Pak De Suprapto sudah dalam kondisi membengkak, membiru, dan mengeluarkan bau tidak sedap,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan warga, penemuan bermula ketika salah satu warga mendatangi rumah korban dengan tujuan memperbaiki handphone.
BACA JUGA:Nippon Paint Revitalisasi Masjid Ikonik Agung As-Salam Lubuk Linggau, Sumatra Selatan
BACA JUGA:Puasa Ramadan dan Kesehatan Lambung: Penjelasan Ahli Gastroenterologi soal Manfaatnya
Korban yang biasa melayani servis HP dipanggil beberapa kali, namun tidak memberikan respons. Karena rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan jendela terbuka, warga mencoba memastikan kondisi di dalam rumah.
“Warga tersebut kemudian menggunakan sebatang kayu panjang untuk membangunkan korban dari luar jendela, tetapi tidak ada pergerakan,” jelas Marzuki.
Sumber: