Kasus Campak di Indonesia Meningkat, IDAI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

Kasus Campak di Indonesia Meningkat, IDAI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

Kasus Campak di Indonesia Meningkat, IDAI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Kasus campak di Indonesia kembali menjadi perhatian para tenaga kesehatan. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, menduga peningkatan kasus campak belakangan ini berkaitan dengan menurunnya cakupan imunisasi pada anak.

BACA JUGA:Polres Lubuklinggau Gelar Bazar Pasar Murah dalam Program

Menurut Piprim, salah satu penyebab utama penurunan tersebut adalah keraguan sebagian masyarakat terhadap vaksinasi.

“Kalau di Indonesia, saya kira yang paling jelas adalah memang keraguan masyarakat untuk melakukan imunisasi pada anaknya,” ujar Piprim saat ditemui di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

BACA JUGA:Ratusan Pelajar Ikuti Tes TIU & TWK Seleksi Calon Paskibraka Kota Lubuklinggau Tahun 2026

BACA JUGA:DPRD Lubuk Linggau Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan 13 Raperda dalam Propemperda 2026

Campak Penyakit yang Sangat Mudah Menular

Campak merupakan penyakit infeksi yang sangat menular. Virus penyebabnya dapat menyebar melalui droplet atau percikan pernapasan serta udara, sehingga penularannya bisa terjadi dengan cepat. Karena tingkat penularannya tinggi, cakupan imunisasi campak harus berada pada angka yang sangat tinggi agar penyebarannya dapat dikendalikan.

Piprim menjelaskan bahwa cakupan imunisasi campak idealnya harus mencapai lebih dari 95 persen.

BACA JUGA:Hati-Hati! Bintik Hitam di Botol Minum Bisa Jadi Tanda Jamur dan Bakteri

“Campak itu cakupan vaksinasinya harus tinggi, harus di atas 95 persen dan itu pernah kita capai. Tapi kalau dari 95 persen turun menjadi 80 persen saja, kejadian luar biasa atau KLB bisa muncul,” jelasnya.

Menurutnya, bahkan penurunan kecil pada tingkat imunisasi sudah cukup untuk memicu wabah campak di suatu wilayah.

BACA JUGA:DPRD Kota Lubuk Linggau Gelar Paripurna Tanggapan Eksekutif Terhadap 5 Raperda

BACA JUGA:Wabup Musi Rawas Hadiri Operasi Pasar Murah MURA, Bantu Warga Dapatkan Pangan Terjangkau

Sumber:

Berita Terkait