Anak Tantrum Saat Gadget Dibatasi? Ini Cara Orang Tua Mengatasinya
Anak Tantrum Saat Gadget Dibatasi? Ini Cara Orang Tua Mengatasinya--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Kecanduan gadget dan media sosial pada anak menjadi perhatian serius di era digital saat ini. Kondisi tersebut bahkan dapat memicu tantrum atau ledakan emosi ketika akses anak terhadap perangkat digital dibatasi oleh orang tua.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa reaksi emosional anak saat penggunaan internet atau gadget dibatasi merupakan hal yang wajar, karena berkaitan dengan ketergantungan terhadap perangkat digital.
BACA JUGA:Tips Sehat Saat Lebaran: 5 Cara Mencegah Kolesterol Naik Setelah Menyantap Opor Ayam dan Rendang
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang digagas oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid untuk menertibkan akses platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Menurutnya, pembatasan akses internet memang bisa memicu reaksi emosional dari anak.
“Pastinya akan ada drama anak mengamuk saat akses internetnya dibatasi. Itu reaksi wajar dari sebuah adiksi atau ketergantungan,” ujarnya.
BACA JUGA:Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-28: Allah Angkat Derajat Hamba-Nya di Surga
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Gelar Sidang TPP Bahas Penunjukan Tamping Kebersihan Piket Lebaran 1447 H
Tiga Cara Mengatasi Anak Tantrum karena Gadget
Untuk membantu orang tua menghadapi kondisi tersebut, Budi memberikan beberapa langkah yang dapat dilakukan ketika anak mengalami tantrum akibat pembatasan penggunaan gadget.
1. Validasi Emosi Anak
Langkah pertama adalah memahami dan memvalidasi emosi anak. Orang tua disarankan untuk tidak langsung memarahi anak ketika mereka sedang marah atau menangis.
Dengan memahami perasaan anak terlebih dahulu, orang tua dapat menjelaskan secara perlahan alasan pembatasan penggunaan gadget.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Gelar Apel Siaga Sambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Sumber: