Xiaomi Tancap Gas di Industri Mobil Listrik, Divisi EV Cetak Laba Perdana Rp2 Triliun di 2025

Xiaomi Tancap Gas di Industri Mobil Listrik, Divisi EV Cetak Laba Perdana Rp2 Triliun di 2025

Xiaomi Tancap Gas di Industri Mobil Listrik, Divisi EV Cetak Laba Perdana Rp2 Triliun di 2025--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Langkah Xiaomi di industri kendaraan listrik mulai menunjukkan hasil positif. Untuk pertama kalinya sejak terjun ke bisnis mobil listrik, divisi kendaraan listrik (EV) dan kecerdasan buatan (AI) perusahaan ini berhasil mencetak laba pada tahun 2025.

 

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, unit EV dan AI Xiaomi mencatat laba operasional sebesar 900 juta yuan atau setara sekitar Rp2 triliunan. Pencapaian ini menjadi tonggak penting, mengingat Xiaomi baru memulai penjualan mobil listriknya pada 2024.

BACA JUGA:Dinsos Lubuk Linggau Lakukan Asesmen dan Pulangkan ODGJ ke Keluarga

BACA JUGA:Jangan Dibuang! Ini 5 Ide Kreatif Mengubah Toples Kue Lebaran Pecah Jadi Barang Berguna

 

Pendapatan Melonjak Tajam

 

Tak hanya laba, pendapatan dari sektor ini juga mengalami lonjakan signifikan. Sepanjang 2025, Xiaomi membukukan pendapatan sebesar 106,1 miliar yuan atau sekitar Rp230 triliunan, meningkat hingga 223,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Kenaikan ini didorong terutama oleh penjualan kendaraan listrik yang menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan bisnis baru Xiaomi tersebut.

BACA JUGA:Residivis Berulah Lagi, Gasak Peralatan Bengkel di Lubuklinggau

BACA JUGA:Rahasia Cireng Tetap Renyah Meski Dingin, Ini Tips dan Cara Membuatnya Agar Tidak Keras

 

Margin dan Efisiensi Meningkat

 

Selain peningkatan pendapatan, margin kotor dari divisi EV dan AI juga menunjukkan tren positif. Pada 2025, margin tercatat sebesar 24,3 persen, naik 5,8 poin dibandingkan tahun 2024.

 

Hal ini menandakan bahwa Xiaomi semakin efisien dalam mengelola biaya produksi dan menghasilkan keuntungan dari setiap unit kendaraan yang dijual.

BACA JUGA:Studi Ungkap Batas Aman Minum Kopi: 2–3 Cangkir Sehari Dinilai Paling Ideal

BACA JUGA:Anti Bosan! 3 Olahan Sosis Praktis untuk Bekal, Enak dan Mudah Dibuat

 

Penjualan Tembus 411 Ribu Unit

 

Dari sisi distribusi, performa Xiaomi juga terbilang impresif. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil mengirimkan lebih dari 411 ribu unit mobil listrik kepada konsumen.

 

Angka tersebut meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menegaskan tingginya permintaan terhadap kendaraan listrik buatan Xiaomi.

BACA JUGA:Pencairan Bansos Tahap I 2026 Masih Berlangsung, Ini Jadwal Lengkap dan Cara Cek Penerima

BACA JUGA:Kasus DBD di Sumsel Tembus 687, Empat Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

 

Model Andalan Dongkrak Penjualan

 

Salah satu model yang menjadi tulang punggung penjualan adalah Xiaomi SU7. Selain itu, kehadiran SUV listrik Xiaomi YU7 juga turut memperkuat performa penjualan, bahkan mencatat angka distribusi tinggi di akhir tahun.

BACA JUGA:Resahkan Warga, Pria ODGJ di Lubuklinggau Diamankan Setelah Kedapatan Bawa Sajam

BACA JUGA:Idul Fitri, PLN ULP Lubuklinggau Perkuat Keandalan Listrik Lewat Perbaikan Saluran Kabel Tegangan Menengah

 

Profit Tipis, Tapi Prospek Cerah

Sumber: