Program MBG Perkuat Perlindungan Relawan, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kini Wajib
Program MBG Perkuat Perlindungan Relawan, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kini Wajib--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pentingnya perlindungan sosial bagi para relawan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh mitra serta yayasan yang mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini diwajibkan mendaftarkan tenaga relawan mereka ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
BACA JUGA:Harga Karet Sumsel Naik Imbas Gejolak Global, Petani Diminta Jaga Kualitas
BACA JUGA:Pelajar SD di Muratara Diduga Tenggelam, Tim Gabungan Sisir Sungai Rawas
Direktur Penyediaan dan Penyaluran BGN Wilayah III, Ranto, menyampaikan bahwa kewajiban ini menjadi bagian integral dari operasional program MBG. Ia menekankan bahwa perlindungan kerja bagi relawan tidak boleh diabaikan.
"Mitra dan yayasan berkewajiban mendaftarkan setiap tenaga relawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja yang melekat pada pelaksanaan program MBG," ujar Ranto dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
BACA JUGA:Panduan Lengkap UTBK 2026: Syarat Masuk, Aturan Ketat, dan Hal yang Wajib Dipatuhi Peserta
BACA JUGA: BTS Direncanakan Konser di Jakarta, JIS dan GBK Masuk Pertimbangan
Selain pendaftaran, Ranto juga menegaskan bahwa mitra dan yayasan SPPG harus menjalankan kewajiban administrasi secara tertib, termasuk memastikan pembayaran iuran dilakukan secara berkelanjutan dan tepat waktu sesuai ketentuan.
BACA JUGA:Tak Perlu Khawatir, Polres Lubuklinggau Buka Layanan Titip Kendaraan Tanpa Biaya
BACA JUGA:Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Protokol Ketat
Saat ini, masih terdapat ribuan relawan yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Secara nasional, tercatat sebanyak 5.322 SPPG dengan total 278.614 relawan belum terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
"Sementara di Wilayah III, sebanyak 3.015 SPPG telah memiliki nomor registrasi kepesertaan, sementara 249 SPPG lainnya belum terdaftar," tambahnya.
BACA JUGA:Program 100.000 Sultan Muda Kian Menguat
Sumber: