Makna Baru Hari Kartini: Pentingnya Waktu Me Time bagi Perempuan Modern
Makna Baru Hari Kartini: Pentingnya Waktu Me Time bagi Perempuan Modern--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Perayaan Hari Kartini bukan hanya tentang mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan hak perempuan. Di era modern, semangat emansipasi juga bisa dimaknai lebih luas, termasuk hak perempuan untuk memiliki waktu bagi diri sendiri demi menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Buka Pekan Olahraga Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Bangun Semangat Kebersamaan
Perempuan dan Banyaknya Peran yang Dijalani
Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan sering menjalani berbagai peran sekaligus—sebagai pekerja, ibu, anak, hingga pengelola rumah tangga. Tanpa disadari, waktu untuk diri sendiri justru menjadi hal yang paling sering dikorbankan.
Padahal memiliki waktu pribadi bukan sekadar kemewahan, melainkan kebutuhan penting. Aktivitas sederhana seperti menjalani hobi dapat membantu menjaga keseimbangan hidup di tengah padatnya rutinitas.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Salurkan Gerobak Usaha untuk Keluarga Warga Binaan, Hadirkan Harapan Baru
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Gelar Apel Penguatan Tugas dan Fungsi Pegawai, Perketat Pengawasan dan Pelayanan
Hobi Bukan Sekadar Pengisi Waktu
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas leisure seperti membaca, olahraga, berkebun, atau berkarya memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik.
Studi yang dipublikasikan dalam The Lancet Psychiatry menyebutkan bahwa aktivitas tersebut berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan secara umum. Sementara riset dalam Nature Medicine menemukan bahwa individu yang memiliki hobi cenderung memiliki tingkat depresi lebih rendah serta kepuasan hidup yang lebih tinggi.
Artinya hobi bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian untuk Sesama
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Perkuat Komitmen, Gelar Ikrar Anti Narkoba dan Handphone Ilegal
Fenomena “Time Poverty” pada Perempuan
Sumber: