Studi Ungkap Batas Aman Minum Kopi: 2–3 Cangkir Sehari Dinilai Paling Ideal

Studi Ungkap Batas Aman Minum Kopi: 2–3 Cangkir Sehari Dinilai Paling Ideal

Studi Ungkap Batas Aman Minum Kopi: 2–3 Cangkir Sehari Dinilai Paling Ideal --Net

SILAMPARITV.CO.ID - Kopi selama ini dikenal sebagai minuman yang mampu meningkatkan energi dan kewaspadaan. Namun, penelitian terbaru mengungkap bahwa konsumsi kopi dalam jumlah tertentu juga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan mental, termasuk menurunkan risiko kecemasan dan depresi.

 

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Fudan University mencoba menjawab berbagai temuan sebelumnya yang masih belum konsisten terkait hubungan antara kopi dan kesehatan mental.

BACA JUGA:Anti Bosan! 3 Olahan Sosis Praktis untuk Bekal, Enak dan Mudah Dibuat

BACA JUGA:Pencairan Bansos Tahap I 2026 Masih Berlangsung, Ini Jadwal Lengkap dan Cara Cek Penerima

 

Libatkan Ratusan Ribu Partisipan

 

Studi ini melibatkan sebanyak 461.586 individu yang pada awalnya memiliki kondisi kesehatan mental yang baik. Para peserta kemudian dipantau selama rata-rata 13,4 tahun untuk melihat hubungan antara kebiasaan konsumsi kopi dan risiko gangguan mental di masa depan.

 

Hasilnya menunjukkan pola menarik terkait jumlah konsumsi kopi harian.

BACA JUGA:Kasus DBD di Sumsel Tembus 687, Empat Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

 

2–3 Cangkir Jadi Takaran Ideal

 

Peneliti menemukan bahwa konsumsi kopi sebanyak 2–3 cangkir per hari dikaitkan dengan risiko paling rendah terhadap gangguan suasana hati, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi atau yang mengonsumsi dalam jumlah lebih banyak.

 

Sebaliknya, konsumsi berlebihan justru berpotensi meningkatkan risiko. Pada kelompok yang mengonsumsi lima cangkir atau lebih per hari, ditemukan risiko gangguan mental yang lebih tinggi.

 

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Journal of Affective Disorders, yang menyebut adanya hubungan berbentuk “J” antara konsumsi kopi dan kesehatan mental. Artinya, konsumsi dalam jumlah sedang memberikan manfaat, tetapi berlebihan bisa berdampak sebaliknya.

BACA JUGA:Resahkan Warga, Pria ODGJ di Lubuklinggau Diamankan Setelah Kedapatan Bawa Sajam

BACA JUGA:Idul Fitri, PLN ULP Lubuklinggau Perkuat Keandalan Listrik Lewat Perbaikan Saluran Kabel Tegangan Menengah

 

Berlaku untuk Berbagai Jenis Kopi

 

Menariknya, pola ini ditemukan konsisten pada berbagai jenis kopi, mulai dari kopi bubuk, kopi instan, hingga kopi tanpa kafein. Bahkan, manfaat konsumsi kopi disebut lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita.

 

Peneliti juga mempertimbangkan berbagai faktor lain seperti usia, tingkat pendidikan, kebiasaan olahraga, serta kondisi kesehatan yang mendasari. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kopi memang memiliki peran dalam perbedaan risiko gangguan mental.

BACA JUGA:PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

BACA JUGA:PLN Pastikan Listrik Andal di Masjid-Masjid Utama Palembang Jelang Salat Idul Fitri 1447 H

 

Tidak Membuktikan Sebab-Akibat

 

Meski demikian, penelitian ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung. Data konsumsi kopi hanya dikumpulkan sekali di awal studi dan tidak diperbarui selama masa pemantauan.

Sumber:

Berita Terkait