Remaja dan Anak Muda Wajib Waspada! Ini Batas Aman Konsumsi Gula Harian
Remaja dan Anak Muda Wajib Waspada! Ini Batas Aman Konsumsi Gula Harian--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Kesadaran akan pola hidup sehat kini semakin penting, terutama bagi generasi muda. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus berupaya menekan angka penyakit tidak menular dengan meluncurkan sistem pelabelan gizi bernama Nutri-Level. Sistem ini memberikan penilaian pada produk makanan dan minuman dalam bentuk grade A hingga D, sehingga masyarakat bisa lebih mudah memahami kandungan gizinya.
Langkah ini diambil karena tren kesehatan menunjukkan perubahan yang cukup mengkhawatirkan. Penyakit seperti Diabetes Mellitus Tipe 2 kini tidak lagi didominasi oleh kelompok usia lanjut. Justru, kasusnya semakin banyak ditemukan pada usia produktif, termasuk kalangan Gen Z dan milenial.
BACA JUGA:Fenomena “Gas Ketawa” BPOM Ungkap Penyalahgunaan N2O dan Ancaman Serius bagi Generasi Muda
BACA JUGA:Waspada! Ini Tanda WhatsApp Kamu Disadap dan Cara Ampuh Mengamankannya
Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama
Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, ditambah minimnya aktivitas fisik, menjadi faktor utama meningkatnya risiko diabetes pada anak muda. Tren minuman kekinian seperti matcha latte, boba, hingga kopi susu yang tinggi gula dan lemak juga turut memperparah kondisi ini.
Dokter spesialis penyakit dalam, Erpryta Nurdia Tetrasiwi, mengungkapkan bahwa pasien diabetes di Indonesia kini banyak berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun.
Menurutnya, anggapan bahwa anak muda aman dari diabetes sudah tidak lagi relevan. Saat ini, penyakit tersebut justru semakin sering ditemukan pada usia muda.
BACA JUGA:Setelah Jogging, Lebih Baik Minum Air Dingin atau Hangat? Ini Penjelasan Lengkapnya
BACA JUGA:Waktu Terbaik untuk Jalan Kaki Sesuaikan dengan Kebutuhan Tubuh
Batas Aman Konsumsi Gula Harian
Mengontrol asupan gula menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan metabolisme jangka panjang. Disarankan agar konsumsi gula tidak melebihi 50 gram per hari atau setara 4 sendok makan.
Bahkan, jika memungkinkan, jumlah tersebut sebaiknya ditekan hingga di bawah 25 gram per hari untuk hasil yang lebih optimal dalam menjaga kesehatan.
Sebagai ilustrasi, satu sachet kopi instan rata-rata mengandung sekitar 12 gram gula. Jika dikonsumsi hingga empat kali sehari, total asupan gula sudah hampir mencapai batas maksimal harian hanya dari satu jenis minuman saja.
Sumber: