Waspada Sejak Dini, Perubahan Urine Ini Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ginjal
Waspada Sejak Dini, Perubahan Urine Ini Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ginjal--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Perubahan pada urine kerap dianggap sepele, padahal kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal adanya gangguan pada ginjal. Organ ini memiliki peran penting dalam menyaring darah, membuang racun, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Ketika fungsi ginjal mulai menurun, tanda-tandanya sering kali pertama kali terlihat saat buang air kecil.
BACA JUGA:TikTok Tertibkan Akun Anak, Jutaan Pengguna di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan
BACA JUGA:WhatsApp Siapkan Fitur Backup Mandiri, Pengguna Tak Lagi Bergantung pada Google Drive
Ahli urologi dari Ruby Hall Clinic, Dr Bhati Singh Bhoopat, mengingatkan bahwa perubahan kecil yang terjadi berulang pada urine sebaiknya tidak diabaikan. Hal serupa juga disampaikan oleh Dr Varun Mittal dari Artemis Hospitals.
Menurut Dr Mittal, salah satu indikasi awal gangguan ginjal paling mudah dikenali melalui perubahan pada urine. Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
BACA JUGA:Motorola Signature Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Desain Premium dan Kamera 50 MP
Urine Berbusa yang Tidak Normal
Sedikit busa setelah buang air kecil masih tergolong normal. Namun, jika urine tampak berbusa tebal dan bertahan lama, kondisi ini bisa menjadi tanda Proteinuria.
Kondisi ini terjadi ketika saringan ginjal melemah sehingga protein bocor ke dalam urine, padahal seharusnya tetap berada dalam darah.
BACA JUGA:Musim Kemarau di Sumsel Diprediksi Lebih Panjang hingga September 2026
BACA JUGA:Jangan Abaikan Palang Kereta, Ini Dampak Fatal yang Mengintai Pengendara
Perubahan Warna Urine
Urine normal umumnya berwarna kuning pucat. Jika berubah menjadi kuning pekat, cokelat, kemerahan, atau tampak keruh, hal tersebut bisa menandakan adanya gangguan kesehatan.
Warna merah dapat mengindikasikan adanya darah, sementara urine keruh sering dikaitkan dengan infeksi atau masalah penyaringan ginjal.
Sumber: