Dengan memutuskan sambungan daya, Anda memberikan perlindungan ekstra pada komponen internal yang mungkin terkena air.
BACA JUGA:6 Rekomendasi Tablet Mulai Rp 1 Jutaan untuk Kuliah, Ramah di Kantong Mahasiswa.
BACA JUGA:Sekdes Cipaku di Majalengka Tilap Ratusan Juta Uang Desa untuk Judi Online dan Diamond Game
3. Lepas Baterai Bila Memungkinkan
Untuk laptop model lama dengan baterai yang bisa dilepas, segera keluarkan baterai setelah laptop mati.
Langkah ini penting untuk benar-benar menghentikan semua sumber daya ke perangkat, mengurangi kemungkinan kerusakan akibat air.
Bagi Anda yang menggunakan laptop dengan baterai tanam (non-removable), cukup pastikan perangkat mati dan tidak tersambung ke listrik. Jangan mencoba membuka casing tanpa keahlian karena bisa membatalkan garansi atau malah memperburuk kerusakan.
BACA JUGA:PLN Siap Pasang Jaringan Listrik Desa di Empat Wilayah Terpencil Musi Banyuasin
4. Keringkan dengan Lap Bersih
Gunakan kain microfiber, lap bersih, atau tisu kering untuk menyerap air dari permukaan keyboard.
Usap secara perlahan dan hati-hati.
Fokus pada bagian sela-sela tombol dan permukaan sekitar touchpad.
Balikkan laptop dalam posisi keyboard menghadap ke bawah agar air mengalir keluar.
Hindari mengeringkan dengan hair dryer bersuhu tinggi karena bisa merusak komponen elektronik. Sebaiknya gunakan kipas angin atau biarkan mengering alami di tempat sejuk dan berventilasi baik.