Gunakan teknisi berpengalaman saat melakukan perbaikan atau penggantian kabel.
Pastikan tidak ada kabel yang terbuka atau bersentuhan langsung dengan bodi kendaraan.
BACA JUGA:Insiden Sedan Vs Pikap di Depan Kafe Lubuklinggau, 3 Terluka.
BACA JUGA:Joao Angelo De Sousa Mota, Dirut Agrinas Pangan yang Mundur Meski Baru 6 Bulan Menjabat.
3. Kontaminasi Oli
Dinamo starter yang terkena rembesan oli dari bagian mesin juga berpotensi mengalami kerusakan. Oli yang masuk ke dalam sistem dinamo akan membuat komponen lengket, mudah panas, hingga akhirnya rusak.
Tips Pencegahan:
Periksa secara berkala apakah ada kebocoran oli di sekitar mesin.
Segera perbaiki kebocoran jika ditemukan rembesan menuju dinamo starter.
Bersihkan area sekitar starter dari sisa-sisa oli atau kotoran.
BACA JUGA:Sinopsis dan Daftar Pemain Film “Believe” (2025), Aksi, Sejarah, dan Drama Kehidupan Prajurit
BACA JUGA:Makan Nasi Bagusnya Pagi, Siang, atau Malam Hari? Ini Jawabannya
4. Kebiasaan Buruk Saat Menyalakan Mesin
Beberapa pemilik mobil cenderung memaksa starter berulang kali saat mesin sulit menyala. Kebiasaan ini justru mempercepat keausan komponen starter, terutama jika dilakukan dalam waktu lama.