BACA JUGA:Waspadai Bahaya Sokbreker Rusak: Ancaman Nyata bagi Kenyamanan dan Keselamatan Berkendara
Selain mengonsumsi bahan-bahan alami tersebut, ada beberapa cara lain yang bisa membantu meredakan batuk, seperti minum minuman hangat, mengonsumsi makanan berkuah, melakukan terapi uap dengan minyak esensial, berkumur dengan air garam, atau menggunakan balsam yang mengandung mentol dan eukaliptus.
Meskipun pereda alami cukup membantu, dr. Santi menekankan pentingnya untuk segera berkonsultasi ke dokter jika batuk tidak kunjung membaik dalam waktu lebih dari satu minggu. Terlebih jika batuk disertai gejala seperti dahak kental berwarna kuning kehijauan, batuk darah, sesak napas, atau nyeri dada. Gejala-gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya infeksi atau kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera.
BACA JUGA:Aturan Ketat: Vape di Singapura Dianggap Narkoba, Denda Rp. 25 Juta.
Penting untuk tidak mengabaikan batuk yang berkepanjangan, karena bisa jadi merupakan indikasi penyakit seperti bronkitis, pneumonia, atau bahkan TBC. Penanganan yang tepat dan cepat dapat mencegah komplikasi lebih lanjut.
Dengan memanfaatkan bahan alami dan menjaga pola hidup sehat, batuk ringan bisa diatasi di rumah. Namun, tetap waspada dan jangan ragu untuk mencari pertolongan medis bila dibutuhkan.
BACA JUGA:Alternatif Hemat Ganti Kompresor AC Mobil: Pilih Orisinal, Imitasi, atau Rekondisi?
BACA JUGA:7 Kriteria Mobil Bekas yang Cocok untuk Pemakaian Harian, Irit dan Nyaman