Menghambat pertumbuhan sel kanker
Selain itu, pola makan nabati secara umum juga terbukti efektif dalam menurunkan risiko kanker. Studi lain menunjukkan bahwa pola makan berbasis tumbuhan dapat mengurangi risiko kanker usus besar hingga 46%, dan kanker rektum hingga 73%. Sementara konsumsi biji-bijian utuh mampu menurunkan risiko kanker kolorektal sebesar 17%, menurut American Institute for Cancer Research.
BACA JUGA:5 Fitur AI Baru di Ponsel Google Pixel 10 Series
BACA JUGA:Itel Zeno 20 Resmi Dirilis, HP Rp 1 Jutaan dengan Layar 90 Hz
Cara Mudah Menambahkan Sayuran Silangan ke dalam Menu Harian
Ingin mendapatkan manfaat perlindungan ini? Berikut beberapa tips mudah:
Konsumsi 40–60 gram per hari (setara dengan ½ cangkir brokoli atau sayuran silangan lainnya)
Masak dengan cara dikukus sebentar agar kandungan sulforaphane tidak rusak
Variasikan jenisnya: brokoli, kubis, kale, kembang kol, atau kubis Brussel
Padukan dengan pola makan sehat: perbanyak buah, biji-bijian utuh, dan kurangi daging merah atau olahan
Jadikan kebiasaan harian untuk hasil jangka panjang
BACA JUGA:Daftar HP Xiaomi, Poco, dan Redmi yang Dapat Update hingga 6 Tahun
BACA JUGA:Berbuka Puasa Dengan 7 Kuliner khas Malaysia
Kesimpulan
Perubahan kecil dalam pola makan dapat membawa dampak besar bagi kesehatan. Menambahkan sayuran silangan ke dalam menu harian bukan hanya menambah gizi, tapi juga merupakan langkah cerdas untuk melindungi diri dari kanker usus besar. Tidak perlu dalam jumlah besar, cukup setengah cangkir per hari secara konsisten bisa memberikan perlindungan yang signifikan.
Jadikan makanan sebagai obatmu langkah sederhana hari ini bisa menyelamatkan hidupmu di masa depan.