BACA JUGA:Tak Punya Pekerjaan Tetap, Pemuda di Ogan Ilir Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya.
BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Jadikan Sumpah Pemuda Momentum Perkuat Solidaritas dan Pengabdian
RUU Aneksasi Palestina Disetujui Parlemen Israel
Sebelumnya, seperti dilansir ANTARA, Parlemen Israel menggelar pemungutan suara dengan hasil 25 berbanding 24 suara yang mendukung RUU penerapan hukum dan administrasi Israel ke seluruh permukiman di Tepi Barat — wilayah yang oleh Israel disebut sebagai Yudea dan Samaria.
RUU tersebut diajukan oleh Avi Maoz, anggota parlemen sayap kanan dari Partai Noam, dan kini sedang dibahas oleh Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset untuk ditindaklanjuti.
Menariknya, beberapa anggota koalisi pemerintahan Israel justru mendukung RUU ini, meskipun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyerukan untuk abstain. Hal ini menunjukkan adanya perpecahan politik internal dalam tubuh pemerintahan Israel mengenai kebijakan aneksasi wilayah Palestina.
BACA JUGA:24 Hari Penantian di Tepi Sungai Beliti, Keluarga Masih Harap Kelvin Ditemukan.
BACA JUGA:Rayakan HLN ke-80, PLN ULP Muara Beliti Tegaskan Komitmen Jaga Keandalan Listrik di Musi Rawas.
Sikap Tegas Indonesia
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh hak-hak kemerdekaannya.
“Indonesia akan terus berada di garis depan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina serta menentang segala bentuk aneksasi dan penjajahan,” tegas Kemlu RI dalam pernyataan tersebut.
BACA JUGA:Dilantik Bupati Ratna Machmud, Wancik Resmi Pimpin KTNA Musi Rawas Periode 2025–2030.
BACA JUGA:Pemerintah Siap Ganti LPG dengan DME, Mulai Dijalankan Tahun 2026.