SILAMPARITV.CO.ID - Pendaftaran Taruna Akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 resmi dibuka mulai 3 Maret 2026. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA/MA jurusan IPA atau Kurikulum Merdeka yang ingin menempuh pendidikan militer dan menjadi perwira TNI.
BACA JUGA:Daftar Sekolah Kedinasan Gratis 2026, Lulusan Berpeluang Diangkat Jadi CPNS
BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Gelar Buka Puasa dan Tarawih Bersama, Eratkan Silaturahmi Ramadan 1447 H
Rekrutmen ini diperuntukkan bagi calon taruna yang akan menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), serta Akademi Angkatan Udara (AAU). Selama masa pendidikan empat tahun, para taruna akan dibekali ilmu kemiliteran dan kemampuan manajerial sebagai calon perwira.
Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan akan dilantik dengan pangkat Letnan Dua (Letda) serta memperoleh gelar akademik setara Diploma 4 (D4).
BACA JUGA:Bupati Musi Rawas Hadiri Lepas Sambut Danrem 044/Garuda Dempo, Perkuat Sinergi TNI dan Pemda
BACA JUGA:Pemuda Dijuluki Penguasa Ganja di Lubuklinggau Diciduk Polisi Saat Tunggu Pembeli
Pendaftaran Gratis, Waspadai Penipuan
Panitia rekrutmen menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya. Calon peserta diimbau untuk tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Selama proses penerimaan tidak dipungut biaya. Jangan percaya calo, kelulusan calon adalah murni hasil seleksi dan pemilihan sidang,” demikian imbauan resmi panitia rekrutmen TNI.
BACA JUGA:Nikmati Menu Ramadhan Iftar Buffet – All You Can Eat di Dewinda Hotel Lubuklinggau
BACA JUGA:Rilis Maret! FILM SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa – Balas Dendam, Cinta, dan Kekuatan Mistis
Persyaratan Taruna Akademi TNI 2026
Berikut persyaratan lengkap pendaftaran Taruna Akademi TNI 2026:
- Warga Negara Indonesia pria, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta tidak berkacamata.
- Berusia maksimal 22 tahun saat pembukaan Dikma 1 Agustus 2026.
- Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan ideal.
- Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik (kecuali alasan agama/adat).
- Tidak memiliki catatan kriminalitas dari Polri.
- Tidak berlaku Akta Lahir tunggal dan KK tunggal.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama (Dikma).
- Tidak memiliki nilai remedial (bagi lulusan yang masih menggunakan nilai UN). Lulusan luar negeri atau lembaga di luar Kemendikbud harus mendapat pengesahan dari instansi terkait.
- Lulusan SMA/MA jurusan IPA atau Kurikulum Merdeka.
- Bagi yang belum memiliki KTP dapat menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA) atau surat keterangan.
- Domisili minimal satu tahun hanya berlaku bagi calon dari Papua.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP).
- Membawa surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari rumah sakit.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
- Memiliki kartu BPJS dan membawanya saat tes.
- Siap mematuhi seluruh peraturan dan menerima risiko akibat kelalaian pribadi.
BACA JUGA:BAZNAS Kota Lubuk Linggau Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 1447 H / 2026 M