Mengantuk Saat Salat Tarawih? Dokter Ungkap Penyebabnya dari Pola Buka Puasa

Sabtu 07-03-2026,08:22 WIB
Reporter : Shinta
Editor : Shinta

Sebagian besar makanan yang dikonsumsi saat berbuka umumnya mengandung karbohidrat dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi sekaligus dalam porsi besar, tubuh akan memusatkan energi untuk proses pencernaan makanan tersebut.

BACA JUGA:Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

BACA JUGA:Tukang Ojek di Lubuklinggau Ditangkap Usai Diduga Coba Rudapaksa Penumpang, Tak Sadar Korban Atlet Bela Diri

Akibatnya, energi yang tersedia untuk aktivitas lain berkurang dan memicu rasa kantuk, termasuk saat menjalankan salat Tarawih.

Selain pola makan, rasa kantuk juga dipengaruhi oleh perubahan pola tidur selama Ramadan. Banyak orang harus bangun lebih awal untuk sahur sehingga waktu istirahat menjadi lebih singkat.

“Ditambah lagi ada perubahan pola tidur. Kita sudah bangun kurang lebih satu jam sebelum sahur, dilanjut salat Subuh, lalu bekerja di kantor, tidak sempat tidur siang,” kata dr Yuhana.

BACA JUGA:Speedboat Rute Jalur 8–Palembang Tenggelam di Perairan Muara Telang, 1 Penumpang Tewas

BACA JUGA:Seorang Pria Meninggal Mendadak di Pasar Inpres Lubuklinggau Saat Sedang Bekerja

Setelah beraktivitas seharian, sebagian orang langsung berbuka puasa dan kemudian melaksanakan salat Tarawih tanpa waktu istirahat yang cukup.

“Otomatis sudah sangat mengantuk kalau tidur terlalu larut malam. Jadi kerja sistem cerna sudah berat, energi cepat turun, dan kurang tidur,” tuturnya.

Karena itu, masyarakat disarankan mengatur pola makan saat berbuka puasa dengan lebih seimbang. Mengonsumsi makanan secara bertahap dan tidak berlebihan dapat membantu tubuh tetap bugar sehingga ibadah Tarawih dapat dijalankan dengan lebih khusyuk.

Kategori :