Nuansa Horor Tetap Dipertahankan
Film ini kembali digarap oleh sutradara Awi Suryadi, yang dinilai berhasil mempertahankan sudut pandang unik dari hantu anak-anak, ciri khas utama dari franchise Danur.
Sementara itu, penulis skenario Lele Laila menghadirkan cerita yang lebih matang tanpa harus mengandalkan teror berlebihan. Meski begitu, elemen horor seperti adegan jumpscare tetap terasa kuat, terutama jika ditonton dalam format IMAX.
BACA JUGA:Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan 300 Personel Amankan Jalur Air Saat Mudik Lebaran 2026
Cerita Semakin Dewasa
Seiring berjalannya waktu, cerita Danur juga berkembang menjadi lebih dewasa, sejalan dengan perkembangan karakter Risa dalam film.
Konflik keluarga antara Risa dan Riri menjadi salah satu unsur drama yang cukup kuat dalam film ini. Ketika Risa menghadapi berbagai teror misterius, Riri justru harus mengambil keputusan penting yang memengaruhi kehidupan mereka.
Kehadiran Zee Asadel sebagai Riri turut melengkapi perjalanan akhir Prilly Latuconsina sebagai Risa dalam kisah ini.
BACA JUGA:Bambang Rubianto Kembali Gelar Reses Serap Aspirasi, Warga Akui Banyak Usulan Terealisasi Tahun 2025 BACA JUGA:Toko Sembako di KBM Muratara Terbakar, Warga Sempat PanikSepuluh Tahun Perjalanan Film Danur
Selama lebih dari 10 tahun, film Danur berhasil mempertahankan eksistensinya di industri film horor Indonesia. Tidak banyak film yang mampu melanjutkan cerita hingga sekuel keempat dengan karakter dan alur yang tetap kuat.
Dengan perpaduan horor, drama keluarga, serta kisah persahabatan antara manusia dan makhluk gaib, Danur: The Last Chapter dinilai memiliki semua unsur yang membuat franchise ini tetap dicintai penggemarnya.
Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026.