Museum ini menyimpan lebih dari 500 koleksi benda bersejarah seperti naskah kuno, pakaian adat, senjata tradisional, hingga alat musik khas Palembang. Pengunjung juga dapat melihat silsilah sultan serta berbagai peninggalan istana.
Harga tiket masuk cukup terjangkau, mulai dari Rp1.000 untuk pelajar hingga Rp5.000 untuk pengunjung umum.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Ikuti Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dalam Pemasyarakatan Secara Virtual
4. Kampung Kapitan
Kampung Kapitan merupakan kawasan permukiman Tionghoa bersejarah yang berada di Kecamatan Seberang Ulu I.
Di kawasan ini terdapat rumah-rumah tua dengan perpaduan arsitektur Tionghoa, Melayu, dan Eropa. Beberapa rumah masih dihuni keturunan keluarga Kapitan, sementara lainnya dijadikan objek wisata sejarah.
Selain wisata sejarah, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Palembang seperti pempek, tekwan, model, celimpungan, hingga laksan.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Hadirkan Perpustakaan Keliling, Dorong Minat Baca Warga Binaan
5. Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera)
Monumen Perjuangan Rakyat atau yang dikenal sebagai Monpera memiliki bentuk unik menyerupai bunga melati dengan lima kelopak.
Bangunan setinggi 17 meter ini melambangkan perjuangan rakyat Palembang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari Lima Malam.
Monpera berada di pusat kota dan dekat dengan Jembatan Ampera serta Masjid Agung Palembang. Tiket masuknya juga sangat murah, mulai dari Rp1.000 hingga Rp5.000 untuk pengunjung umum.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Gelar Penyuluhan Hukum, Warga Binaan Pelajari Upaya Peninjauan Kembali
6. Danau Biru
Danau Biru Ogan Ilir menawarkan panorama air berwarna biru yang jernih dan menjadi lokasi favorit untuk berfoto.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat mencoba berbagai wahana air seperti banana boat dan perahu naga. Tiket masuk ke kawasan ini sekitar Rp10.000 per orang.