SILAMPARITV.CO.ID - Aktivitas vulkanik kembali terjadi di Gunung Dempo. Gunung api yang berada di wilayah Kota Pagar Alam ini dilaporkan mengalami erupsi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu yang dihasilkan dari letusan tersebut mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung. Jika dihitung dari permukaan laut, kolom abu itu menjulang hingga kurang lebih 6.673 meter.
BACA JUGA:Wujud Kepedulian Sosial, Lapas Narkotika Muara Beliti Laksanakan Donor Darah
Petugas jaga Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dempo mencatat bahwa kolom abu berwarna putih dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah timur laut. Aktivitas erupsi juga terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi mencapai 829 detik.
BACA JUGA:Pemerintah Kawal Kepatuhan PP Tunas, TikTok Dinilai Proaktif, Roblox Masih Dievaluasi
BACA JUGA:Curanmor di OKU Timur Terungkap, Pelaku Rusak Kabel Kontak Motor
Imbauan untuk Warga dan Wisatawan
Seiring dengan meningkatnya aktivitas vulkanik, masyarakat serta wisatawan diimbau untuk tidak mendekati area kawah aktif. Radius aman yang ditetapkan adalah sejauh 1 kilometer dari pusat aktivitas.
Selain itu, warga juga diminta untuk menghindari sektor utara hingga radius 2 kilometer dari kawah. Hal ini karena arah bukaan kawah berpotensi mengarah ke wilayah tersebut, serta adanya ancaman gas vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan.
Riwayat Aktivitas Sebelumnya
Sebelumnya, Gunung Dempo juga mengalami erupsi pada Selasa (7/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.39 WIB. Pada saat itu, kolom abu terpantau mencapai ketinggian sekitar 2.500 meter di atas puncak.
Sebagai langkah antisipasi, jalur pendakian menuju Gunung Dempo masih ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini dilakukan oleh pihak terkait, termasuk pengelola kawasan hutan dan otoritas pemantau gunung api setempat.