SILAMPARITV.CO.ID - Tren olahraga lari semakin populer, terutama di kalangan masyarakat urban. Media sosial dipenuhi dengan berbagai unggahan rute, catatan waktu tempuh, hingga foto penuh keringat yang dianggap sebagai simbol pencapaian. Tak sedikit orang mulai berlari bukan karena perencanaan matang, melainkan karena dorongan mengikuti tren atau rasa takut ketinggalan—fenomena yang justru membawa dampak positif.
BACA JUGA:Benarkah Air Es Bisa Ganggu Pencernaan? Ini Penjelasan Medis yang Perlu Diketahui Namun di balik meningkatnya minat berlari, muncul pertanyaan sederhana yang sering diperdebatkan: setelah berolahraga, sebaiknya minum air dingin, suhu ruang, atau hangat? Jawabannya ternyata tidak bisa disamaratakan. Setelah berlari, tubuh berada dalam kondisi yang cukup berat—kehilangan cairan melalui keringat, suhu tubuh meningkat, dan sistem tubuh bekerja keras untuk kembali stabil. Pada fase ini, minum bukan sekadar menghilangkan rasa haus, melainkan bagian penting dari proses pemulihan. BACA JUGA:Sulit Tidur di Malam Hari? Atur Konsumsi Kopi dan Kenali Batas Aman Kafein Air hangat mungkin terdengar kurang menarik setelah olahraga. Namun, bagi sebagian orang—terutama yang memiliki perut sensitif—air hangat justru terasa lebih nyaman. Minuman dengan suhu ini dapat membantu sistem pencernaan beradaptasi kembali tanpa memberikan “kejutan” pada lambung. Sementara itu, air suhu ruang sering dianggap sebagai pilihan paling aman. Tidak terlalu dingin maupun panas, sehingga mudah dikonsumsi dalam jumlah cukup. Ini penting karena tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup banyak setelah aktivitas fisik, bukan hanya beberapa teguk. BACA JUGA:Tren Minuman Manis dan Makanan Olahan Meningkat, Ahli Gizi Soroti Dampak Kesehatan Di sisi lain, air dingin tetap menjadi favorit, terutama setelah berolahraga di bawah terik matahari. Sensasi segarnya mampu membantu menurunkan suhu tubuh dengan lebih cepat. Namun, efek ini tidak selalu diperlukan, terutama jika olahraga dilakukan dalam kondisi cuaca sejuk atau durasi ringan. BACA JUGA:Ribuan Nakes di Sumsel Disiapkan Vaksin Campak, Fokus Lindungi Garda Terdepan Pada akhirnya, tidak ada satu pilihan yang paling benar untuk semua orang. Kebutuhan tubuh bisa berbeda tergantung kondisi setelah olahraga. Yang terpenting adalah memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan agar proses pemulihan berjalan optimal. Dengan hidrasi yang tepat, tubuh akan lebih cepat kembali stabil, detak jantung perlahan normal, dan rasa lelah pun berangsur hilang. BACA JUGA:Tips Redakan Gejala ISPA di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?Setelah Jogging, Lebih Baik Minum Air Dingin atau Hangat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Rabu 22-04-2026,08:50 WIB
Reporter : Intan Kurnia Hamdani
Editor : Intan Kurnia Hamdani
Kategori :
Terkait
Rabu 22-04-2026,08:50 WIB
Setelah Jogging, Lebih Baik Minum Air Dingin atau Hangat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
Rabu 22-04-2026,14:52 WIB
Aksi Nekat! Pencuri Motor Ketua RT Dikepung Warga Lubuklinggau, Hampir Jadi Bulan-bulanan
Rabu 22-04-2026,12:22 WIB
Penggerebekan Besar! Gudang Penimbun Solar dan Pertalite di Sumsel Terungkap
Rabu 22-04-2026,10:01 WIB
HP Cepat Panas? Ini Cara Ampuh Mendinginkan Ponsel Tanpa Risiko Kerusakan
Rabu 22-04-2026,11:39 WIB
Remaja 16 Tahun Diduga Dieksploitasi di Kafe Sungai Lilin, Satu Pelaku Diamankan Polisi
Rabu 22-04-2026,09:49 WIB
Benarkah Kafein Bisa Bantu Ingatan? Ini Penjelasan Studi Terbaru tentang Kopi
Terkini
Rabu 22-04-2026,14:53 WIB
Krisis Selat Hormuz Jadi Alarm Global, Peralihan ke Energi Bersih Makin Mendesak
Rabu 22-04-2026,14:52 WIB
Aksi Nekat! Pencuri Motor Ketua RT Dikepung Warga Lubuklinggau, Hampir Jadi Bulan-bulanan
Rabu 22-04-2026,13:41 WIB
Bocoran Warna iPhone 18 Pro Muncul, Ini Pilihan yang Dikabarkan Hadir
Rabu 22-04-2026,13:34 WIB
Indonesia vs Prancis di Thomas Cup 2026 Diprediksi Sengit, Indra Widjaja: Kans 50-50
Rabu 22-04-2026,13:27 WIB