SILAMPARITV.CO.ID - Kenaikan harga bahan bakar diesel nonsubsidi seperti Pertamina Dex dan Dexlite membuat sebagian pemilik mobil diesel mulai mencari alternatif yang lebih hemat, salah satunya dengan menggunakan Biosolar.
Namun, penggunaan bahan bakar subsidi ini pada mobil diesel modern tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika tidak diperhatikan dengan baik, dampaknya bisa memengaruhi performa mesin hingga merusak komponen penting seperti injektor.
BACA JUGA:PJJ Diluncurkan 2026, Pemerintah Targetkan Jangkau Jutaan Anak Putus Sekolah
BACA JUGA:Emosi Naik Turun Saat Haid? Ini Cara Mengelola Mood Swing agar Tetap Stabil
Boleh Digunakan, Asal Tidak Sembarangan
Menurut Esa, pemilik bengkel Denso Esa Diesel Solo, Biosolar sebenarnya masih bisa digunakan pada mobil diesel modern, tetapi dengan syarat tertentu.
Salah satu hal penting adalah frekuensi penggunaan kendaraan. Mobil sebaiknya digunakan secara rutin agar bahan bakar tidak mengendap terlalu lama di dalam tangki.
Jika dibiarkan terlalu lama, kandungan air dalam Biosolar bisa mengendap dan berisiko masuk ke sistem injektor.
BACA JUGA:Praktik BBM Ilegal Terbongkar di Musi Rawas, 11 Orang Terjerat Hukum
BACA JUGA:Fasilitas Gratis untuk Jemaah Lansia Disiapkan di Bandara Madinah
Hindari Endapan dengan Pemakaian Rutin
Esa menyarankan agar bahan bakar di dalam tangki sebaiknya habis dalam waktu maksimal satu minggu. Hal ini bertujuan untuk mencegah pengendapan yang dapat memicu kerusakan pada sistem bahan bakar.
Mobil yang jarang digunakan justru memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah saat menggunakan Biosolar.
BACA JUGA:Threads Hadirkan Fitur Live Chats, Pengguna Bisa Diskusi Real-Time Saat Event Berlangsung
BACA JUGA:Tak Selalu Jadi Hama, Ikan Sapu-Sapu Justru Jadi Menu Andalan di Amazon