Mobil Diesel Modern Pakai Biosolar? Boleh, Tapi Ada Syarat Penting yang Harus Diperhatikan

Jumat 24-04-2026,10:08 WIB
Reporter : Shinta Triana Dewi
Editor : Shinta Triana Dewi

Perawatan Harus Lebih Intensif

Selain penggunaan yang tepat, perawatan kendaraan juga perlu ditingkatkan. Penggunaan bahan bakar dengan kualitas lebih rendah menuntut perhatian ekstra, terutama pada filter bahan bakar.

Penggantian filter disarankan dilakukan setiap 5.000 kilometer atau bahkan lebih cepat jika kondisi filter cepat kotor. Dalam kondisi tertentu, pembersihan tangki (turun tangki) juga bisa diperlukan.

BACA JUGA:Carrick Lepas Kreativitas Bruno, MU Makin Tajam

BACA JUGA:Kasus Mengguncang, Pria di Muratara Diduga Hamili Anak Kandung Sendiri

Pengaruh ke Performa Mesin

Pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada, Jayan Sentanuhady, menjelaskan bahwa kualitas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap performa mesin diesel modern.

Menurutnya, penggunaan solar dengan kualitas rendah dapat menurunkan performa mesin hingga sekitar 10 persen, tergantung kualitas bahan bakar yang digunakan.

Tak hanya itu, bahan bakar dengan kualitas lebih rendah juga cenderung mempercepat penumpukan kotoran pada komponen, terutama filter, serta memicu endapan dalam sistem bahan bakar.

BACA JUGA:Uni Eropa Wajibkan Baterai Smartphone Bisa Dilepas Mulai 2027, Ini Dampaknya bagi Industri

BACA JUGA:Meski Tembus Rp60 Ribuan, Harga Bensin di AS Masih Lebih Murah dari Negara Maju Lain

Biosolar memang bisa menjadi solusi lebih ekonomis di tengah kenaikan harga bahan bakar nonsubsidi. Namun, penggunaannya pada mobil diesel modern harus dilakukan dengan bijak.

Pemakaian rutin, perawatan ekstra, serta pemantauan kondisi mesin menjadi kunci agar performa tetap terjaga dan komponen kendaraan tidak cepat rusak.

Kategori :