SILAMPARITV.CO.ID - Belakangan, beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa ponsel sebaiknya sering di-restart agar performanya tetap optimal dan baterai lebih awet. Pernyataan seperti “coba matikan lalu nyalakan lagi” memang sudah lama dikenal sebagai solusi sederhana dalam dunia teknologi, termasuk untuk perangkat seperti smartphone.
Namun, apakah benar restart ponsel perlu dilakukan secara rutin?
BACA JUGA:Di Balik Isu Kuota Hangus: Menimbang Keadilan Digital dan Pemerataan Internet di Indonesia
BACA JUGA:Magang Nasional Dievaluasi: Pemerintah Soroti Ketimpangan Peserta dan Akses Daerah
Disarankan Minimal Seminggu Sekali
Pakar keamanan digital, Alfons Tanujaya, membenarkan bahwa me-restart ponsel secara berkala memang dianjurkan.
“Iya, informasi ini benar. Disarankan melakukan restart ponsel secara rutin, minimal satu minggu sekali,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa beberapa ponsel modern sebenarnya sudah memiliki sistem restart otomatis, biasanya terjadi saat perangkat diisi daya pada malam hari. Dengan begitu, saat pagi hari ponsel sudah dalam kondisi segar setelah restart.
Restart rutin ini sangat penting, terutama bagi pengguna yang berisiko tinggi menjadi target penyadapan, seperti jurnalis atau pihak tertentu.
BACA JUGA:Sinergi Pemkab dan Tenaga Ahli, Wakil Bupati Dorong Peningkatan SDM Desa di Kabupaten Musi Rawas
BACA JUGA:Anggaran Zoom Rp 5,7 Miliar Disorot, BGN Jelaskan untuk Dukung Program MBG
Dua Manfaat Utama Restart Ponsel
Menurut Alfons, ada dua manfaat utama dari kebiasaan ini:
1. Mengoptimalkan Kinerja Perangkat
Restart dapat membantu membersihkan RAM dari aplikasi yang berjalan terlalu banyak atau mengalami error. Dengan begitu, memori yang sebelumnya “terkunci” bisa digunakan kembali dan performa ponsel menjadi lebih lancar.