SILAMPARITV.CO.ID - Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pria bernama Pendi (40) meninggal dunia dalam perkelahian berdarah di Jalan Kemuning, seberang Rumah Makan Simpang Raya, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kamis (30/4/2026) dini hari.
Pelaku diketahui bernama Nanda (27), seorang buruh yang merupakan warga Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Lubuklinggau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
BACA JUGA:Dugaan Pemerasan ASN di Muratara Terbongkar, Penetapan Tersangka Belum Ada
BACA JUGA:Arhan Ukir Sejarah! Lulusan Pertama Udinus dengan Ijazah Blockchain di Indonesia
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Ipda Benny Kurniawan, menjelaskan bahwa aksi kekerasan tersebut dipicu emosi pelaku yang tidak terima ditantang korban untuk berkelahi.
“Pelaku nekat melakukan penganiayaan karena merasa tidak terima ditantang korban,” ujarnya.
BACA JUGA:Viral! Enam Pemuda Asal Muratara Terjebak di Kamboja, Minta Bantuan Dipulangkan
BACA JUGA:Geger! CCTV Rekam Aksi yang Tewaskan Pendi di Lubuklinggau
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika korban dan pelaku terlibat cekcok mulut serta saling ejek di Warung Bandrek TOP yang berada di samping salah satu minimarket.
Dalam pertengkaran tersebut, korban disebut menantang pelaku untuk berduel. Setelah itu, pelaku pergi mengambil sebatang kayu panjang, sementara korban mengambil senjata tajam jenis parang.
BACA JUGA:Honda NS150ES Gabungkan Gaya Sporty dan Fungsional ala PCX-Vario
BACA JUGA:Waspada Sejak Dini, Perubahan Urine Ini Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ginjal
Keduanya kemudian kembali bertemu di Jalan Kemuning dan bentrokan pun tak terhindarkan. Dalam perkelahian tersebut, pelaku memukul korban menggunakan kayu hingga mengenai bagian kepala korban.
Akibat pukulan keras tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke pihak kepolisian.
BACA JUGA:TikTok Tertibkan Akun Anak, Jutaan Pengguna di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan