SILAMPARITV.CO.ID - Suasana peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diwarnai momen tak biasa dari Presiden Prabowo Subianto. Usai menyampaikan pidato di hadapan ribuan buruh, Prabowo secara spontan melepas baju safari yang dikenakannya lalu melemparkannya ke arah massa.
BACA JUGA:Penderita Obesitas Tetap Bisa Aktif, Ini Rekomendasi Olahraga Aman dan Manfaatnya
BACA JUGA:Empat Kabupaten di Sumsel Tetapkan Siaga Karhutla Jelang Musim Kemarau
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026. Setelah menyampaikan sambutan di atas panggung utama, Prabowo tampak berdiri sambil menyapa para peserta aksi yang memadati area Monas. Dalam suasana meriah, ia kemudian membuka baju safari berwarna krem yang dipakainya dan melemparkannya ke kerumunan pendukung di depan panggung.
Aksi spontan itu langsung disambut sorak sorai para buruh yang hadir. Banyak peserta terlihat antusias mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka. Setelah melempar baju, Prabowo tampak mengenakan kaus hitam dan melanjutkan menyapa massa dari atas panggung.
Tak lama kemudian, Presiden turun dari panggung dan menyalami sejumlah buruh yang berada di barisan depan. Ia lalu berjalan menuju kendaraan dinasnya dan meninggalkan lokasi acara bersama rombongan.
BACA JUGA:Seleksi Kompetensi Kopdes Merah Putih 2026 Segera Digelar, Ini Jadwal dan Aturan Lengkapnya
BACA JUGA:Cegah Titip Siswa, Pemprov Sumsel Tekankan PPDB Harus Transparan dan Sesuai Aturan
Umumkan Hadiah untuk Buruh dan Nelayan
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyampaikan sejumlah kebijakan baru yang disebut sebagai hadiah bagi kalangan pekerja dan nelayan Indonesia.
Ia mengumumkan telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 mengenai ratifikasi Konvensi International Labour Organization Nomor 188. Regulasi tersebut bertujuan meningkatkan perlindungan kerja dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan serta para nelayan.
Menurut Prabowo, pemerintah ingin memastikan pekerja sektor kelautan mendapatkan perhatian yang lebih baik, termasuk jaminan keselamatan kerja dan kesejahteraan keluarga mereka.
BACA JUGA:Abrasi Sungai Rawas Kian Parah, Tujuh Rumah di Muratara Terancam Ambruk
BACA JUGA:CFD Ampera Kembali Digelar, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Kota Palembang
Ribuan Kampung Nelayan Akan Dibangun