BACA JUGA:Petani Sumsel Keluhkan Minimnya Pupuk Subsidi, Produksi Padi Justru Lebih Tinggi dari Lampung
- Rekayasa Keselamatan (Safety Engineering)
- Rekayasa Keselamatan Kebakaran (Fire Safety Engineering)
- Rekayasa Kimia (Chemical Engineering)
- Rekayasa Bioproses (Bioprocess Engineering)
- Rekayasa Komputer (Computer Engineering)
- Rekayasa Kosmetik (Cosmetics Engineering)
- Rekayasa Lingkungan (Environmental Engineering)
- Rekayasa Material (Materials Engineering)
- Rekayasa Metalurgi (Metallurgical Engineering)
- Rekayasa Material dan Metalurgi (Metallurgical and Materials Engineering)
- Rekayasa Mesin (Mechanical Engineering)
- Rekayasa Manufaktur (Manufacturing Engineering)
- Rekayasa Mekatronika (Mechatronics Engineering)
- Rekayasa Nuklir (Nuclear Engineering)
- Rekayasa Perminyakan (Petroleum Engineering)
- Rekayasa Minyak dan Gas (Oil and Gas Engineering)
- Rekayasa Pertambangan (Mining Engineering)
- Rekayasa Perumahsakitan (Hospital Engineering)
- Rekayasa Sipil (Civil Engineering)
- Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (Infrastructure and Environmental Engineering)
- Rekayasa Transportasi (Transportation Engineering)
- Rekayasa Sumber Daya Air (Pengairan) (Water Resources Engineering)
- Rekayasa Perkeretaapian (Railway Engineering)
- Rekayasa Telekomunikasi (Telecommunications Engineering)
- Rekayasa Hayati (Bioengineering)
- Rekayasa Tekstil (Textile Engineering)
- Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (Robotics Engineering and Artificial Intelligence)
BACA JUGA:Jumiatun Tutup Usia Usai Dirawat Intensif Pascakecelakaan Bus ALS
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan penyelarasan istilah akademik Indonesia dengan standar global, tanpa mengubah substansi kurikulum maupun kompetensi lulusan di masing-masing program studi.