Ia juga menegaskan bahwa BGN telah melakukan penyesuaian sejak awal kebijakan berjalan dan memastikan tidak ada lagi pengadaan untuk kebutuhan kantor pusat yang tidak esensial.
“Yang berkurang operasional di kantor pusat dan pengadaan-pengadaan,” tegasnya.
Meski terjadi pemangkasan anggaran, Nanik memastikan layanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak terdampak. Biaya operasional di lapangan, termasuk bahan baku makanan dan komponen manfaat lainnya, tetap berjalan seperti biasa tanpa perubahan.
BACA JUGA:BGN Perketat Pengawasan Program MBG Lewat Aplikasi Pemantauan Real Time
BACA JUGA:Dorong Ekonomi Syariah Jadi Gerakan Bersama yang Inklusif
Dengan demikian, fokus utama program MBG tetap diarahkan pada pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, sementara efisiensi dilakukan pada sisi administratif dan operasional kantor pusat.