Latihan core secara rutin dapat membantu memperbaiki postur tubuh serta mengurangi risiko nyeri punggung bawah.
2. Otot Betis
Otot betis bekerja setiap kali seseorang berjalan, berlari, melompat, maupun menaiki tangga. Tingginya aktivitas harian membuat otot ini memiliki daya tahan yang cukup baik.
Latihan sederhana untuk otot betis meliputi:
- Calf raise
- Jump rope
- Step-up
- Sprint ringan
Melatih betis secara rutin dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan kaki, dan daya tahan tubuh saat berolahraga.
3. Otot Lengan Bawah (Forearm)
Otot lengan bawah memiliki peran penting dalam aktivitas menggenggam, mengangkat, menarik, hingga membawa barang. Karena sering digunakan dalam keseharian, otot ini mampu beradaptasi dengan latihan yang lebih sering.
Contoh latihan forearm:
- Wrist curl
- Reverse wrist curl
- Farmer's walk
- Hand grip exercise
Otot lengan bawah yang kuat akan meningkatkan kekuatan genggaman dan mendukung performa olahraga lainnya.
BACA JUGA:Suzuki Burgman 15 Digadang Jadi Pesaing PCX dan NMAX, Ini Daya Tariknya
BACA JUGA:Jangan Dilewatkan! 5 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
4. Otot Leher
Otot leher berfungsi menopang kepala dan membantu berbagai gerakan tubuh bagian atas. Jika dilakukan dengan beban ringan dan teknik yang tepat, latihan leher dapat dilakukan secara rutin.
Beberapa gerakan yang aman:
- Neck flexion
- Neck extension
- Side neck stretch
- Isometric neck exercise
Latihan ini membantu menjaga postur tubuh dan mengurangi risiko ketegangan pada area leher akibat terlalu lama duduk atau bekerja di depan komputer.