Orang Tua Wajib Tahu! Ini 5 Dampak Mental Anak yang Sering Dibentak

Selasa 19-03-2024,13:00 WIB
Reporter : Ayu Fitriani
Editor : Ayu Fitriani

Tumbuh menjadi pribadi yang kurang percaya diri akan didapat oleh anak-anak yang sering mendapat bentakan dari orangtua. 

Melansir dari laman Parents, Samanta menuturkan bahwa anak menjadi kurang percaya diri dan mudah cemas saat dibentak seseorang, bahkan dirinya akan menganggap bahwa tidak mampu dan mempertanyakan kemampuannya. Kondisi ini dapat terjadi pada semua orang, termasuk anak-anak. 

Joseph Shrand, Instruktur Psikiatri di Harvard Medical School dan Penulis Buku Outsmarting Anger: 7 Steps for Defusing our Most Dangerous Emotion, menerangkan bahwa dengan “Berteriak adalah salah satu cara tercepat untuk membuat seseorang merasa tidak berharga,”

Rasa tidak berharga ini bisa diakibatkan bentakan tersebut membuat anak-anak menjadi kurang percaya diri. 

BACA JUGA:3 HONOR HP Dapat Dilipat dengan Stylus

3. Mudah cemas  

Selain hilang rasa percaya diri, anak yang kerap dibentak oleh orangtua akan menjadi pribadi yang dilingkupi dengan rasa kecemasan.

Samanta kembali mengatakan bahwa anak yang kerap dibentak akan mudah cemas dan alami depresi.

Masih dari sumber yang sama, Markham juga menuturkan, adanya penelitian yang menemukan bahwa anak-anak yang dimarahi orangtua rentan alami kecemasan dan meningkatkan depresi.  

Anak-anak menangkap rasa kecemasan tersebut dari orangtuanya saat marah ataupun dibentak.

Mereka juga belajar bahwa cara orangtua bereaksi terhadap kesalahan apa pun yang mereka perbuat adalah dengan merangsang kecemasan, bukan menenangkannya. 

BACA JUGA:Waspada! Ini Dia Ciri-ciri HP Anda Terkena Virus Berbahaya 

4. Tidak pandai meregulasi emosi  

Anak yang sering dimarahi oleh orangtuanya akan berisiko tumbuh menjadi pribadi yang mudah marah.

Hal ini karena, anak merupakan peniru ulung sehingga mereka mencontoh orangtua yang juga kerap marah.   

Perilaku anak menjadi lebih buruk, ketika memarahinya disertai dengan teriakan.

Kategori :