Prada Lucky Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sang Ayah Ngamuk: Hukuman Mati atau Pecat!
Prada Lucky Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sang Ayah Ngamuk: Hukuman Mati atau Pecat!--ist
Lucky mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Aeramo, Nagekeo, pada Rabu (6/8/2025) pukul 11.23 WITA.
BACA JUGA:Pembobol Situs Judol Ditangkap, Polda DIY Tegaskan Pemain hingga Bandar Akan Dikejar.
BACA JUGA:Pameran Bonsai Lubuklinggau Hadirkan 200 Jenis Tanaman, Pemanasan Menuju Event Nasional 2025
TNI: Ada Dugaan Penganiayaan
Pihak TNI melalui Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, membenarkan bahwa Prada Lucky diduga menjadi korban penganiayaan. Ia menyatakan bahwa kasus ini tengah ditangani oleh Sub Detasemen Polisi Militer.
"Betul, ada dugaan penganiayaan. Tapi detail kejadian dan siapa pelakunya itu wewenang batalion. Kami menunggu hasil penyelidikan," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pangdam IX/Udayana sudah memerintahkan proses hukum berjalan secara transparan dan cepat.
"Semua pihak bergerak sesuai perintah Pangdam untuk memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku," tambahnya.
BACA JUGA:3 Manfaat Bunga Telang yang Nggak Kaleng-Kaleng, Termasuk Bantu Turunkan Berat Badan!
Desakan Keadilan dan Transparansi
Tragedi ini kembali menyoroti kasus kekerasan dalam institusi militer, khususnya praktik penganiayaan terhadap prajurit muda oleh senior. Masyarakat dan keluarga kini menanti transparansi dan keadilan yang sejati agar kejadian serupa tak lagi terulang.
BACA JUGA:Kalapas Lubuk Linggau Berikan Penguatan Tugas dan Fungsi Kehumasan kepada Jajaran
BACA JUGA:Kalapas Lubuklinggau Ikuti Kegiatan Penguatan Tusi oleh Kakanwil Ditjenpas Sumsel
Sumber: