Kasus Asusila Gegerkan Pringsewu, Oknum Kadus Diduga Digerebek dengan Istri Ketua RT
Kasus Asusila Gegerkan Pringsewu, Oknum Kadus Diduga Digerebek dengan Istri Ketua RT--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Seorang oknum kepala dusun (kadus) di Pekon Kamilin, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, diduga tertangkap basah melakukan perbuatan asusila dengan istri ketua RT setempat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 24 Desember 2025, sekitar pukul 19.00 WIB.
BACA JUGA:Cari Mobil Murah? Ini Daftar Mobil Bekas Rp. 40 Jutaan yang Masih Layak Pakai
BACA JUGA:Belum Genap Seminggu Tinggal, WNA Amerika Jadi Korban Pencurian di Palembang
Oknum kadus tersebut berinisial MR (40), sementara perempuan yang diduga terlibat berinisial ED, yang diketahui merupakan istri dari Anton, Ketua RT 3 RW 3 Pekon Kamilin. Ironisnya, dugaan perbuatan tidak senonoh itu dipergoki langsung oleh suami ED sendiri.
Kepala Pekon Kamilin, Jupri, membenarkan adanya laporan dugaan kasus asusila tersebut. Ia menyampaikan bahwa peristiwa itu diketahui berdasarkan laporan resmi dari Anton selaku korban.
BACA JUGA:Setelah Pro Kontra, Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Musi Rawas Akhirnya Dinaikkan
Menurut keterangan yang diterima pihak pekon, MR dan ED merupakan tetangga dekat karena tinggal dalam satu RT dan rumah keduanya saling berhadapan. Kejadian bermula saat Anton dan istrinya sedang bersantai di ruang tamu rumah sambil mendengarkan musik dan minum kopi.
Namun, situasi berubah ketika ED tiba-tiba berpindah ke bagian belakang rumah dan menaikkan volume musik. Tak lama berselang, Anton menuju ke belakang rumah. Di luar dugaan, ia mendapati istrinya bersama MR di kamar mandi.
BACA JUGA:Liburan Nataru Pakai EV Makin Seru, Ini Kata Pengguna
BACA JUGA: PLN Ingatkan Warga Ancaman Cuaca Ekstrem, Siagakan 69 Ribu Personel Sambut Nataru 2025/2026
Sontak, Anton berteriak hingga membuat MR panik dan melarikan diri. Keributan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Anton kemudian membawa istrinya ke ruang tamu sambil berteriak meminta pertolongan, hingga warga berdatangan ke lokasi kejadian.
Insiden tersebut memicu kemarahan warga. Masyarakat Pekon Kamilin mendesak agar oknum kadus MR segera diberhentikan dari jabatannya karena dinilai telah mencoreng nama baik aparatur desa dan meresahkan warga.
BACA JUGA:Usai Kalah Pilihan Ketua RT, Warga Kendari Ambil Mimbar Masjid yang Dihibahkan
Sumber: