Gibran Soroti Keamanan Pangan MBG, Dorong Percepatan Program hingga Wilayah 3T

Gibran Soroti Keamanan Pangan MBG, Dorong Percepatan Program hingga Wilayah 3T

Gibran Soroti Keamanan Pangan MBG, Dorong Percepatan Program hingga Wilayah 3T--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam aspek keamanan pangan dan pemerataan layanan. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan arahan langsung kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar standar kebersihan dapur semakin diperketat sekaligus memperluas jangkauan program hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BACA JUGA:Aksi Jambret di Musi Rawas Berakhir Penangkapan, Satu Pelaku Dilumpuhkan Polisi

BACA JUGA:Teknologi Walking Rig Percepat Pengeboran Sumur Migas di PALI, Tuntas 38 Hari

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan bahwa arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan di Jakarta pada Senin (27/4/2026). Fokus utama pembahasan adalah memastikan makanan yang disajikan kepada masyarakat tetap aman dan higienis.

BACA JUGA:Heboh! Dua Terduga Culik Anak Ditangkap Warga di Rejang Lebong, Satu Tewas

Menurut Nanik, Gibran menekankan pentingnya pengelolaan sisa makanan agar tidak kembali masuk ke dapur. Sisa makanan dinilai berpotensi menjadi sumber penyakit jika tidak ditangani dengan benar.

“Pak Gibran mewanti-wanti agar sisa makanan jangan sampai masuk ke dapur, karena sisa makanan ini yang berpotensi menjadi salah satu sumber penyakit,” ujar Nanik.

BACA JUGA:Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Jogja, Psikiater Ingatkan Pentingnya Keamanan Emosional Anak

BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Gandeng Dukcapil Musi Rawas, Pastikan Hak Administrasi Warga Binaan Terpenuhi

Sebagai langkah pencegahan, proses pembersihan sisa makanan disarankan dilakukan di luar area dapur guna menghindari kontaminasi silang. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Nanik juga menambahkan, latar belakang Gibran sebagai mantan pengusaha di bidang katering membuatnya memahami secara rinci alur kerja dapur, termasuk titik-titik kritis yang berisiko terhadap keamanan pangan.

BACA JUGA:Khidmat dan Penuh Syukur, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Tasyakuran HBP ke-62 Secara Virtual

BACA JUGA:Huawei MatePad Mini 2 Siap Hadir dengan Chip Flagship dan Baterai Lebih Besar, Tantang iPad Mini 7

Selain menyoroti aspek higienitas, Gibran juga meminta percepatan pemerataan program MBG, khususnya di wilayah 3T. Berdasarkan hasil kunjungannya ke sejumlah daerah di Papua, masih terdapat kabupaten yang belum memiliki fasilitas dapur SPPG.

Sumber:

Berita Terkait