Pelatihan 1.500 Guru Digencarkan, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Deep Learning Atasi Learning Loss
--
SILAMPARITV.CO.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengungkapkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan bagi 1.500 guru dari 500 sekolah dasar di berbagai daerah. Program ini digagas sebagai respons terhadap masih rendahnya tingkat literasi dan numerasi siswa di Indonesia.
BACA JUGA:20 Latihan Soal PAI Kelas 7 Bab Rukhsah Lengkap dengan Kunci Jawaban
Dalam pelaksanaannya, Kemendikdasmen bekerja sama dengan Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF. Pelatihan ini akan menjangkau sekolah-sekolah di enam kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Tegal, Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Ende.
Berdasarkan data Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, capaian siswa Indonesia masih berada di peringkat bawah, khususnya dalam kemampuan membaca dan matematika. Kondisi ini menjadi dampak dari fenomena learning loss dan learning poverty yang masih dihadapi hingga saat ini.
BACA JUGA:TKA 2026 Tetap Jalan, Sekolah Tanpa Komputer Diizinkan Pinjam ke Sekolah Lain
Sebagai solusi, Kemendikdasmen mengandalkan pendekatan deep learning dalam proses pembelajaran. Metode ini tidak hanya berfokus pada cara mengajar, tetapi juga mencakup pembaruan pendekatan belajar, penggunaan buku teks, serta strategi peningkatan literasi dan numerasi siswa secara menyeluruh.
BACA JUGA:Pembatasan Medsos Anak Berlaku, Pemerintah Pastikan Literasi Digital Tetap Diperkuat di Sekolah
Dengan penerapan deep learning, diharapkan capaian pembelajaran siswa dapat dipetakan secara lebih akurat dan menjadi dasar evaluasi keberhasilan pendidikan ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari inovasi berkelanjutan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Sumber: #pendidikanindonesia #abdulmuti #kemendikdasmen #deeplearning #literasinumerasi #learningloss #pisa2022 #guruhebat #inovasipendidikan #indonesiamaju