Novel “Gadis Kretek” Terbit dalam Bahasa Korea, Perkuat Pertukaran Budaya Indonesia–Korea

Novel “Gadis Kretek” Terbit dalam Bahasa Korea, Perkuat Pertukaran Budaya Indonesia–Korea

Novel “Gadis Kretek” Terbit dalam Bahasa Korea, Perkuat Pertukaran Budaya Indonesia–Korea--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Karya sastra Indonesia kembali mendapat perhatian internasional. Novel Gadis Kretek karya penulis Ratih Kumala resmi diterbitkan dalam versi bahasa Korea Selatan. Penerbitan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan melalui jalur literasi.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan menyampaikan bahwa hubungan kedua negara selama ini dikenal kuat di bidang ekonomi dan diplomasi. Namun menurutnya, karya sastra juga memiliki peran penting sebagai sarana untuk memahami nilai serta kehidupan masyarakat dari masing-masing negara.

Ia menegaskan bahwa penerbitan novel tersebut bukan sekadar penerjemahan karya sastra, melainkan juga komitmen bersama dalam memperluas pertukaran budaya.

BACA JUGA:Selamatkan Kerugian Negara, Kejari Musi Rawas Sita Dana Rp. 1,26 Miliar

BACA JUGA:Jadwal Operasi Gas 3 Kg di Kota Lubuklinggau, Warga Diminta Bawa KTP/KK dan Uang Pas Rp18.500

Program Sastra Asia Tenggara di Korea

Peluncuran buku tersebut digelar di ASEAN-Korea Centre di Seoul dan diselenggarakan oleh HansaeYes24 Foundation melalui program Southeast Asian Literature Series.

Program ini bertujuan memperkenalkan karya sastra dari negara-negara Asia Tenggara kepada pembaca di Korea Selatan dengan cara menerjemahkannya ke dalam bahasa Korea.

BACA JUGA:Anak Tantrum Saat Gadget Dibatasi? Ini Cara Orang Tua Mengatasinya

Chairperson HansaeYes24 Foundation Baek Soomi menyebutkan bahwa karya sastra dari Asia Tenggara memiliki nilai penting dalam memperkaya dialog budaya di Korea.

Menurutnya, di tengah popularitas budaya Korea di dunia, masyarakat Korea juga perlu membuka diri terhadap karya budaya dari negara lain.

BACA JUGA:Tips Sehat Saat Lebaran: 5 Cara Mencegah Kolesterol Naik Setelah Menyantap Opor Ayam dan Rendang

Terinspirasi Kisah Nyata Industri Kretek

Penulis Ratih Kumala mengungkapkan bahwa cerita dalam novel tersebut terinspirasi dari pengalaman keluarganya. Ia mengambil inspirasi dari kisah kakeknya yang pernah menjadi pengusaha kretek di sebuah kota kecil di Jawa Tengah.

Sumber: