Waspada Kurma Campuran Pemanis, Kenali 3 Tanda Agar Tidak Salah Membeli

Waspada Kurma Campuran Pemanis, Kenali 3 Tanda Agar Tidak Salah Membeli

Waspada Kurma Campuran Pemanis, Kenali 3 Tanda Agar Tidak Salah Membeli--ist

Sementara itu, kurma asli memiliki rasa manis yang lebih alami dan lembut. Rasa manisnya meresap hingga ke bagian dalam daging buah, bukan hanya terasa pada permukaannya saja.

BACA JUGA:Silampari TV & WE Hotel Lubuklinggau Gelar Lomba Hafalan Surat Pendek, Ini Teknis Perlombaannya!

BACA JUGA:Komitmen Ketahanan Pangan, Giatja Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Lakukan Pemantauan Rutin

2. Tekstur Terlalu Lunak

Ciri lain yang dapat diperhatikan adalah teksturnya. Kurma asli umumnya memiliki tekstur yang cukup padat dan sedikit kenyal.

Sebaliknya, kurma yang telah dicampur dengan cairan gula biasanya terasa lebih lembek. Kondisi ini dapat terjadi karena proses pemanasan yang dilakukan saat cairan gula ditambahkan agar meresap ke permukaan buah.

BACA JUGA:Bayi Perempuan Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Sepucuk Surat Diduga dari Kakaknya Mengharukan Warga

3. Mudah Dikerubuti Semut

Tanda lain yang cukup mudah dikenali adalah keberadaan semut. Kurma yang mengandung pemanis tambahan biasanya lebih cepat dikerubuti semut, terutama jika dibiarkan terbuka dalam waktu tertentu.

Sementara kurma alami umumnya tidak terlalu cepat menarik perhatian semut karena kadar gula di permukaannya tidak berlebihan.

BACA JUGA:Dunia Sepak Bola Berduka, Legenda Timnas Riono Asnan Tutup Usia

BACA JUGA:Layanan Posko THR dan BHR 2026 untuk Pekerja di Lubuk Linggau

Karena itu, masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli kurma, terutama selama bulan Ramadan ketika konsumsi buah tersebut meningkat. Selain memilih kualitas terbaik, memperhatikan kandungan gula juga penting agar asupan tetap sehat dan terkontrol selama menjalankan ibadah puasa.

Sumber:

Berita Terkait