Meta Luncurkan Muse Code, Agen AI Coding Baru yang Siap Tantang Claude Code dan Codex OpenAI

Meta Luncurkan Muse Code, Agen AI Coding Baru yang Siap Tantang Claude Code dan Codex OpenAI

Meta Luncurkan Muse Code, Agen AI Coding Baru yang Siap Tantang Claude Code dan Codex OpenAI-- ist

Sementara pada pengujian DeepSWE 1.1, Muse Spark 1.2 masih berada di bawah performa Claude Opus 5, namun tetap berhasil melampaui sejumlah model AI lain seperti:

  • Grok milik xAI.
  • Gemini 3.6 Flash dari Google.

Meta juga menyebut performa model terbarunya berada di antara Claude Opus 5 dan GPT-5.6 Terra dalam berbagai pengujian internal perusahaan.

Perlu dicatat bahwa klaim performa tersebut berasal dari hasil pengujian yang disampaikan Meta dan dapat berbeda tergantung metode benchmark maupun jenis beban kerja yang digunakan.

BACA JUGA:Transaksi Judi Online Meningkat Tajam, PPATK Temukan Modus Baru untuk Hindari Deteksi

BACA JUGA:Sosialisasi LinggauGo dan Lapaklinggau Dorong UMKM Karya Bakti Go Digital

Harga Lebih Terjangkau

Selain mengandalkan performa, Meta juga bersaing melalui strategi harga.

Kepala Meta Superintelligence Labs, Alexandr Wang, mengatakan bahwa Muse Code dirancang agar lebih ekonomis untuk berbagai kebutuhan pengembangan perangkat lunak.

Skema harga yang ditawarkan meliputi:

  • 1 juta token input: US$1,25 atau sekitar Rp22.500
  • 1 juta token output: US$4,25 atau sekitar Rp76.500

Dengan tarif tersebut, Muse Code diposisikan sebagai solusi AI coding yang kompetitif, terutama bagi perusahaan maupun pengembang yang membutuhkan penggunaan dalam skala besar.

Persaingan AI Coding Semakin Sengit

Hadirnya Muse Code menandai semakin ketatnya persaingan di industri agen AI untuk pemrograman. Setelah OpenAI, Anthropic, Google, dan xAI menghadirkan berbagai solusi AI bagi pengembang, Meta kini turut menawarkan platform yang menggabungkan kemampuan coding otomatis, agen paralel, pemahaman visual, serta biaya penggunaan yang relatif terjangkau.

Jika pengembangannya terus berlanjut, Muse Code berpotensi menjadi salah satu pilihan utama bagi programmer maupun pengguna umum yang ingin membangun aplikasi dengan bantuan kecerdasan buatan.

BACA JUGA:Resmi Meluncur! Samsung Galaxy F70 Pro Tawarkan Baterai Awet, Kamera 50 MP dan Galaxy AI

BACA JUGA:Benarkah Daun Sirsak Bisa Mengobati Kanker? Ini Fakta Ilmiah, Manfaat, dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

Sumber:

Berita Terkait