Bus ALS Terbalik di Padang Panjang, Diduga Akibat Rem Blong — Evakuasi Masih Berlangsung

Bus ALS Terbalik di Padang Panjang, Diduga Akibat Rem Blong — Evakuasi Masih Berlangsung

Bus ALS Terbalik di Padang Panjang, Diduga Akibat Rem Blong — Evakuasi Masih Berlangsung--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Bus ALS Terbalik di Padang Panjang, Diduga Akibat Rem Blong — Evakuasi Masih Berlangsung

Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit bus Antar Lintas Sumatera (ALS) terjadi di kawasan Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, pada Selasa (6/5/2025) pagi.

Menurut laporan personel Satlantas Polres Padang Panjang, Brigadir Yudha, insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Bus yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang diduga mengalami gagal fungsi pengereman (rem blong) sehingga tidak terkendali dan akhirnya terbalik di pinggir jalan.

BACA JUGA:Kasus Pembunuhan Turyati di Palembang Terungkap dalam 4 Jam, Pelaku Sudah Diamankan

BACA JUGA:Wanita Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Palembang, Polisi Dalami Dugaan Tindak Kekerasan

“Telah terjadi laka lantas satu unit bus ALS yang diduga mengalami gagal fungsi pengereman,” ujar Brigadir Yudha.

Arus Lalu Lintas Dialihkan

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian menjadi tersendat karena proses evakuasi bus dan penanganan korban yang memakan waktu.

“Untuk sementara arus lalu lintas dialihkan. Kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang, sampai di Terminal akan diarahkan ke dalam kota. Begitu pun arah sebaliknya,” jelas Brigadir Yudha.

Petugas gabungan dari Polres Padang Panjang, Dinas Perhubungan, dan relawan setempat dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan membantu proses evakuasi.

BACA JUGA:Seorang Ibu Empat Anak di Palembang Dilaporkan Hilang Sejak Awal Ramadhan

BACA JUGA:Rumor iPhone Edisi Ulang Tahun ke-20: Desain Layar Penuh dan Jadwal Peluncuran Baru

Basarnas dan Damkar Turun Membantu Evakuasi

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang (Basarnas) turut diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban dan kendaraan.

Kasi Operasi Kantor SAR Padang, Hendri, mengatakan pihaknya menerima informasi kecelakaan dari Damkar Padang Panjang pada pukul 08.40 WIB.

“Kami menerima informasi dari Damkar Padang Panjang dan langsung mengirimkan tim,” kata Hendri dalam keterangan tertulisnya.

Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 8 orang tim Rescue Basarnas Padang dan 7 orang dari Rescue Pos SAR 50 Kota. Tim berangkat menuju lokasi pada pukul 08.50 WIB.

BACA JUGA:Samsung Rilis Pembaruan One UI 7 Berbasis Android 15 untuk Seri Galaxy S22

BACA JUGA:Dorong Perputaran Ekonomi Grassroot, BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun

Informasi Sementara: Bus Menabrak Warga

Berdasarkan informasi awal, bus yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang sempat menabrak warga sebelum akhirnya terbalik. Warga yang berada di lokasi kejadian segera mendatangi bus untuk memberikan bantuan.

Rekaman video yang beredar di grup WhatsApp memperlihatkan kondisi bus dalam keadaan terbalik di pinggir jalan, dengan kerumunan warga di sekitarnya.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widiarso Wardoyo Putro, membenarkan kejadian tersebut.

“Sedang dievakuasi,” ujar AKBP Kartyana Widiarso Wardoyo Putro.

BACA JUGA:Peringati Hardiknas, BRI Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui BRI Peduli Ini Sekolahku

BACA JUGA:Fokus pada Fundamental Kinerja, Ini Strategi BRI Untuk Tumbuh Berkelanjutan

Hingga saat ini, proses evakuasi korban dan kendaraan masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban jiwa atau luka-luka serta kondisi sopir bus.

Pihak kepolisian dan Basarnas masih menghimpun keterangan saksi dan melakukan pendataan di lokasi kejadian.

Masyarakat diminta untuk menghindari lokasi dan mengikuti arahan petugas untuk kelancaran proses evakuasi dan rekayasa lalu lintas.

BACA JUGA:PLN dan Kemendiktisaintek Jalin Kerja Sama Riset dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan

BACA JUGA:Krisis Industri Media Indonesia 2025: Geliat PHK Massal, Siaran Berhenti, Pekerja Terpinggirkan

Sumber:

Berita Terkait