Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio Dicari Massa Demo, Muncul Isu Kabur ke Singapura.
Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio Dicari Massa Demo, Muncul Isu Kabur ke Singapura.--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Gelombang demonstrasi besar-besaran yang terjadi di depan Gedung DPR RI kian memanas. Massa aksi menuntut pertanggungjawaban sejumlah anggota DPR RI yang dinilai menjadi pemicu kemarahan rakyat, di antaranya Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio.
Tiga figur publik yang kini duduk di kursi parlemen tersebut dituding berkontribusi besar dalam memicu sentimen negatif masyarakat, setelah pernyataan kontroversial mereka viral di media sosial.
BACA JUGA:Brimob Mengaku Tak Sadar Lindas Ojol Affan: Dikira Batu, Rantis Dipenuhi Gas Air Mata.
Pernyataan Kontroversial Picu Amarah Publik
Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai Nasdem sekaligus anggota DPR RI, sempat menyebut bahwa orang yang menginginkan pembubaran DPR sebagai “orang tolol sedunia”. Ucapan ini sontak menyulut kemarahan publik dan memantik kritik keras.
Di sisi lain, Uya Kuya juga menuai kecaman setelah menyatakan bahwa gaji Rp 3 juta tidaklah besar. Pernyataan ini dianggap tidak peka terhadap kondisi mayoritas rakyat Indonesia yang berjuang hidup dengan pendapatan pas-pasan.
Sementara itu, Eko Patrio menjadi sorotan karena berjoget sound horeg di tengah Sidang Tahunan MPR 2025 yang bersamaan dengan situasi masyarakat sedang marah terhadap kinerja DPR.
Aksi mereka bertiga kemudian dianggap tidak etis dan menambah jarak antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya.
BACA JUGA:Gelombang PHK di Industri Komponen Otomotif: Dampak dan Tantangan bagi Pasar Mobil Indonesia
Massa Demo Cari-Cari Anggota DPR
Dalam aksi demo yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025), massa berulang kali menyerukan nama Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio melalui pengeras suara.
“Woi pejabat-pejabat yang joget! Mana lu Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni?” teriak para demonstran di depan Gedung DPR.
Sumber: