Unik! Aktivitas Diam 90 Menit Masuk Kategori Olahraga di Korea Selatan

Unik! Aktivitas Diam 90 Menit Masuk Kategori Olahraga di Korea Selatan

Unik! Aktivitas Diam 90 Menit Masuk Kategori Olahraga di Korea Selatan--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan menekan, Korea Selatan memperkenalkan pendekatan unik untuk merawat kesehatan mental. Lewat sebuah kompetisi bernama Space-Out Competition, masyarakat diajak duduk diam tanpa melakukan aktivitas apa pun selama 90 menit.

BACA JUGA:Jumlah Pemain Meledak, Server Game TheoTown Kewalahan Diserbu Gamer Indonesia

BACA JUGA:Begal Beraksi di Jalan Poros Lubuklinggau, Mahasiswa Terluka dan Kehilangan Motor

 

Dalam ajang ini, peserta dilarang berbicara, memainkan gawai, tertidur, maupun melakukan gerakan berlebihan. Meski tampak sederhana, tantangan ini justru sulit bagi banyak orang yang terbiasa hidup dalam ritme serba sibuk.

BACA JUGA:Kecelakaan Tunggal di Muara Beliti, L300 Terjun ke Parit Usai Ban Pecah

BACA JUGA:Kakek di Lubuklinggau Diserang Orang Tak Dikenal Seusai Pulang dari Masjid

Aktivitas ini kini diperlakukan sebagai bentuk olahraga mental, sekaligus menjadi kritik terhadap pandangan bahwa produktivitas harus selalu diukur dari kesibukan dan pencapaian.

 

Space-Out Competition pertama kali digagas pada 2014 oleh seniman visual asal Seoul, Woopsyang. Awalnya merupakan karya seni yang menyindir budaya kerja berlebihan, namun kemudian berkembang menjadi fenomena sosial yang mendapat sambutan luas.

BACA JUGA:Point Billiard & Cafe Hadir di Lubuklinggau, Wadah Hobi Positif dan Penggerak Ekonomi Daerah

BACA JUGA:Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Air Rebusan Kayu Manis untuk Kesehatan

Seiring waktu, kompetisi ini rutin digelar dan menarik ratusan peserta setiap tahunnya. Pemenang ditentukan berdasarkan kestabilan detak jantung serta kesan ketenangan yang dinilai oleh juri dan pengamat.

 

Para ahli kesehatan mental menilai diam dan melamun memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan psikologis. Kondisi hening memungkinkan otak beristirahat, mengurangi hormon stres, serta membantu pengolahan emosi dan ide kreatif.

BACA JUGA:Anti Gagal! Cara Membuat Bolu Kukus Lembut Pakai Magic Com, Pemula Pasti Bisa

BACA JUGA:Jelang Lebaran, BGN Alihkan Menu MBG dari Telur ke Lele

Tak heran jika kini sejumlah perusahaan di Korea Selatan mulai menyisipkan waktu hening singkat di sela aktivitas kerja guna menjaga fokus dan menekan tingkat kelelahan mental.

Menariknya, juara terbaru kompetisi ini justru datang dari dunia musik punk. Byung-jin Park, musisi sekaligus pengusaha asal Seoul, berhasil membuktikan bahwa ketenangan tidak selalu identik dengan penampilan lembut.

BACA JUGA:Perkuat Kebersihan Lapas, Lapas Narkotika Muara Beliti Pasang Penutup Selokan

BACA JUGA:Ciptakan Suasana Aman, Kasubsi Keamanan Lapas Narkotika Muara Beliti Lakukan Tegur Sapa

 

Bagi Park, mengikuti kompetisi ini bukan soal menang atau kalah, melainkan upaya melepaskan diri dari tekanan pekerjaan. Efeknya, pikiran terasa lebih jernih dan tubuh kembali segar.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa berhenti sejenak di tengah kesibukan bukanlah kesalahan. Justru, memberi ruang untuk diam bisa menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan mental di era modern.

BACA JUGA:Penguatan Kepemimpinan, Lapas Narkotika Muara Beliti Laksanakan Pelantikan Pejabat

BACA JUGA:Malu Gagal Masuk Maskapai, Wanita Ini Buat Unggahan Pramugari Palsu Demi Jaga Nama Baik Keluarga

Sumber: