Olahraga Dini Hari Saat Puasa: Solusi Praktis atau Risiko Kelelahan? Begini Saran Dokter
Olahraga Dini Hari Saat Puasa: Solusi Praktis atau Risiko Kelelahan? Begini Saran Dokter--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Berolahraga sebelum sahur kerap menjadi pilihan bagi mereka yang tetap ingin menjaga kebugaran selama menjalani ibadah puasa. Namun, apakah kebiasaan ini aman dilakukan atau justru membuat tubuh cepat lelah?
Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp.K.O, menjelaskan bahwa olahraga sebelum sahur pada dasarnya diperbolehkan. Meski begitu, ada syarat penting yang tidak boleh diabaikan, yaitu kecukupan waktu tidur.
“Secara prinsip boleh saja dilakukan, tetapi harus dipastikan waktu tidurnya cukup karena tidur adalah bagian penting dari proses pemulihan tubuh,” ujar dr. Risky.
BACA JUGA:Kasus Penggerebekan di Air Periukan Bengkulu, Kedua Pihak Bantah Tuduhan
BACA JUGA:Viral Dugaan Penipuan Umrah di Lubuklinggau, Nenek Asal Musi Rawas Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Tidur Jadi Faktor Penentu
Menurutnya, tantangan utama olahraga dini hari terletak pada pengaturan waktu istirahat. Aktivitas fisik sebelum sahur biasanya memangkas jam tidur malam. Jika waktu tidur tidak diganti pada kesempatan lain, tubuh berisiko mengalami kelelahan.
Kurang tidur tidak hanya memengaruhi stamina, tetapi juga konsentrasi, daya tahan tubuh, serta performa fisik saat menjalani aktivitas di siang hari. Padahal, tidur berperan besar dalam proses perbaikan jaringan otot dan pemulihan energi setelah latihan.
Tanpa pemulihan yang cukup, manfaat olahraga menjadi tidak maksimal dan justru dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
BACA JUGA:DPO Kasus Pencurian Rumah di Musi Rawas Diciduk Team Anak Landak Saat Operasi Pekat 2026
Lebih Cocok untuk Kondisi Tertentu
Olahraga sebelum sahur umumnya lebih sering dilakukan oleh atlet atau individu dengan jadwal latihan yang padat. Waktu dini hari memungkinkan latihan dengan intensitas relatif lebih tinggi karena setelahnya tubuh bisa langsung mendapatkan asupan makanan dan cairan saat sahur.
Namun, bagi masyarakat umum yang tetap harus bekerja atau beraktivitas penuh sejak pagi, pola ini perlu dipertimbangkan secara matang. Jika setelah latihan tidak ada waktu istirahat tambahan, tubuh bisa lebih cepat mengalami kelelahan sepanjang hari.
Sumber: