Panen Melon di Lapas Lubuk Linggau, Warga Binaan Isi Waktu dengan Kegiatan Positif
Panen Melon di Lapas Lubuk Linggau, Warga Binaan Isi Waktu dengan Kegiatan Positif--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Suasana berbeda terlihat di area brandgang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau, Sabtu (14/03/2026). Sejumlah warga binaan bersama petugas tampak memanen buah melon yang selama ini mereka tanam dan rawat dengan penuh ketekunan. Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Budi Yullarno.
BACA JUGA:Leapmotor Siap Masuk Indonesia, Mobil Listrik Teknologi China Dibanderol Mulai Rp200 Jutaan
BACA JUGA:Benarkah Jasa Tukar Uang Baru Kena Pajak? Ini Penjelasan Aturan dari Direktorat Jenderal Pajak

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Lubuklinggau Panen Melon Bersama Warga Binaan--ist
Panen melon ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui kegiatan tersebut, mereka tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar keterampilan di bidang pertanian secara langsung.
Dalam prosesnya, warga binaan dilibatkan sejak tahap awal, mulai dari menyiapkan media tanam, melakukan perawatan tanaman, hingga akhirnya memanen buah yang telah matang. Aktivitas ini memberikan pengalaman nyata sekaligus menumbuhkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, serta kerja sama antarwarga binaan.
Kepala Lapas Lubuklinggau, Budi Yullarno, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan seperti budidaya tanaman menjadi salah satu upaya untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka telah menyelesaikan masa pembinaan dan kembali ke tengah masyarakat.
BACA JUGA:Stephanie Juara MasterChef Indonesia Season 13, Comeback Dramatis Kalahkan Bunga di Grand Final

Manfaatkan Lahan Lapas, Warga Binaan Lubuklinggau Sukses Panen Melon--ist
Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pembinaan, tetapi juga mendukung upaya pemanfaatan lahan yang tersedia di dalam lapas secara produktif.
“Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat belajar keterampilan yang bermanfaat. Harapannya, pengalaman bercocok tanam ini bisa menjadi modal bagi mereka untuk memulai usaha atau aktivitas positif setelah bebas nanti,” ujarnya.
BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Bangun Sumur Bor, Dukung Akses Air Bersih bagi Warga
BACA JUGA:TPID Musi Rawas Gelar Operasi Pasar di Selangit, Warga Bisa Beli Beras, Telur, dan LPG Lebih Murah
Sumber: