SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Lulusan yang Gagal SNBP dan SNBT Masih Punya Kesempatan

SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Lulusan yang Gagal SNBP dan SNBT Masih Punya Kesempatan

SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Lulusan yang Gagal SNBP dan SNBT Masih Punya Kesempatan--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama PTN Barat atau SMMPTN-Barat 2026 resmi dibuka. Jalur ini menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

SMMPTN-Barat merupakan jalur seleksi mandiri bersama yang diikuti sejumlah perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia. Tahun ini terdapat 27 PTN yang tergabung dalam program tersebut, termasuk Universitas Sriwijaya.

BACA JUGA:Kunjungan Strategis, Direktur Pembinaan dan Anak Binaan Tinjau Lapas Narkotika Muara Beliti

BACA JUGA:Perkuat Pembinaan Rohani, Kabid Perawatan dan Pengamanan Berikan Tausiyah kepada Warga Binaan Lapas Narkotika

Syarat Pendaftaran SMMPTN-Barat 2026

Peserta yang ingin mengikuti seleksi wajib memenuhi beberapa ketentuan berikut:

  1. Lulusan SMA, SMK, MA sederajat maupun Paket C wajib memiliki ijazah.
  2. Peserta tidak diterima melalui jalur SNBP maupun SNBT, atau sudah diterima SNBT tetapi belum melakukan daftar ulang.
  3. Ijazah yang digunakan maksimal lulusan tiga tahun terakhir, yakni 2024, 2025, dan 2026.

BACA JUGA:Sidang TPP Digelar, Lapas Narkotika Muara Beliti Evaluasi Pembinaan Warga Binaan

Namun terdapat pengecualian untuk beberapa perguruan tinggi berikut:

  • UNJA, UTU, UNSAM, UMRAH, ISI Padangpanjang, UPNVJ, dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar menerima ijazah lima tahun terakhir mulai 2022 hingga 2026.
  • ISI Padangpanjang menerima lulusan Paket C lima tahun terakhir dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
  • ISBI Aceh menerima ijazah hingga 10 tahun terakhir mulai 2017 sampai 2026, sedangkan lulusan Paket C dibatasi maksimal usia 35 tahun.
  • Peserta lulusan tahun 2026 yang belum memiliki ijazah dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus yang memuat identitas, pas foto, dan cap resmi sekolah.
  • Peserta wajib dalam kondisi sehat agar dapat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

BACA JUGA:Perkuat Tusi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Penguatan Bersama Kakanwil Ditjenpas Sumsel

BACA JUGA:Koperasi Merah Putih Lubuklinggau, Musirawas, Muratara Terima Kendaraan Operasional Di Kodim 0406 Lubuklinggau

Cara Daftar SMMPTN-Barat 2026

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SMMPTN-Barat.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs resmi SMMPTN-Barat 2026
  2. Klik menu “Daftar” pada bagian “Belum Memiliki ID Bayar dan PIN”
  3. Isi seluruh data pendaftaran dengan benar
  4. Peserta akan memperoleh ID Bayar
  5. Lakukan pembayaran biaya seleksi sebesar Rp 375 ribu melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, atau BSI
  6. Login kembali menggunakan ID Bayar dan PIN
  7. Lengkapi proses pendaftaran hingga pemilihan program studi
  8. Peserta tinggal menunggu jadwal pelaksanaan ujian

BACA JUGA:Kemendag Soroti Biaya Ongkir di E-Commerce, Seller Minta Kebijakan Lebih Adil

Sumber: