baik itu pemanfaatan sumber daya, pembangkitan listrik, maupun transmisi listrik sebagai sektor dominan dalam Southeast Asia 500, yang menyumbang hampir sepertiga dari total pendapatan daftar tersebut," kata Gordon.
BACA JUGA:Baru Bebas dari Penjara, Mang Boy Kembali Ditangkap di Lubuklinggau karena Edarkan Sabu.
BACA JUGA:Ivan Gunawan Patenkan Nama ‘Haji Igun’ Usai Pulang dari Tanah Suci: “Indonesia Masih Duniawi”
Ia juga menambahkan bahwa Indonesia mendominasi daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun ini dengan jumlah 109 perusahaan, disusul Thailand dengan 100 perusahaan, Malaysia dengan 92 perusahaan, Singapura dengan 81 perusahaan, dan Vietnam dengan 76 perusahaan.