Lowongan Terbatas di Indonesia, Pengamat Sarankan Tenaga Kerja Bekerja ke Luar Negeri.

Sabtu 28-06-2025,09:04 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Ketua Ikatan SDM Profesional Indonesia (ISPI), Ivan Taufiza, turut mendukung solusi ini. Ia mengatakan bahwa di banyak negara, permintaan tenaga kerja jauh lebih tinggi daripada pasokannya. Negara-negara tersebut pun cenderung lebih fleksibel terhadap latar belakang pendidikan calon pekerja.

“Saya bertemu dengan beberapa WNI di Jepang yang bekerja sebagai chef padahal latar belakang pendidikannya adalah teknik las. Selama mereka memiliki keterampilan dan kemauan bekerja, mereka diterima,” tutur Ivan.

Menurut Ivan, karakter pekerja Indonesia yang dikenal ulet, tidak banyak menuntut, dan cepat beradaptasi menjadikan mereka disukai oleh perusahaan asing. Oleh karena itu, ia menyarankan pencari kerja untuk mengambil sertifikasi keterampilan dan menguasai bahasa asing, agar lebih kompetitif di pasar global.

“Ambil sertifikasi keahlian yang diakui secara internasional. Seperti teman-teman dari Solo yang hanya bermodalkan sertifikasi memasak bisa bekerja di luar negeri. Bahasa asing juga wajib dikuasai,” tegasnya.

BACA JUGA:Xiaomi YU7: SUV Listrik Monster dengan Harga Ramah, Siap Guncang Pasar Global.

BACA JUGA:Cara Cuci Botol Minum Kusam dan Kuning, Hasilnya Kinclong Seperti Baru!

Penutup

Dalam kondisi sulitnya lapangan kerja di dalam negeri, menjadi pekerja migran bisa menjadi solusi nyata bagi mereka yang ingin meningkatkan taraf hidup dan membantu perekonomian keluarga. Dengan pembekalan keterampilan dan kesiapan mental, tenaga kerja Indonesia berpeluang besar untuk bersaing di pasar global.

BACA JUGA:Resep Sayur Lodeh Pepaya Muda, Gurihnya Bikin Ketagihan!

BACA JUGA:Usai Jadi Irup Peringatan Harlah Pancasila, Wako Launching Program Kesehatan Gratis

Kategori :