Olahraga Renang: Sejarah dan Jenis-jenis Gaya Berenang

Jumat 26-09-2025,11:56 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Jenis-jenis Gaya Renang

1. Renang Gaya Dada (Breaststroke)

Renang gaya dada adalah gaya pertama yang dipertandingkan secara resmi. Gerakannya menyerupai katak berenang, sehingga sering disebut gaya katak.

Perenang asal Inggris, Matthew Webb, menjadi orang pertama yang menyeberangi Selat Inggris dengan gaya dada pada tahun 1875. Gerakan ini menekankan pada tarikan tangan ke samping dan tendangan kaki ke luar, disertai fase meluncur.

2. Renang Gaya Bebas (Front Crawl)

Gaya bebas atau front crawl dilakukan dengan posisi badan telungkup. Kedua tangan bergantian mengayuh air ke depan, sementara kaki melakukan tendangan ritmis.

Meski disebut "bebas", gaya ini biasanya dipilih dalam lomba renang bebas karena dianggap yang paling cepat dan efisien.

3. Renang Gaya Punggung (Backstroke)

Renang gaya punggung dilakukan dengan posisi badan telentang, menghadap ke permukaan air. Gerakan tangan dan kaki menyerupai gaya bebas, hanya saja posisinya dibalik.

Keunggulannya, perenang lebih mudah bernapas karena wajah berada di atas permukaan air. Namun, gaya ini cukup menantang bagi pemula karena arah pandangan terbatas.

4. Renang Gaya Kupu-kupu (Butterfly Stroke)

Gaya kupu-kupu atau butterfly stroke merupakan salah satu gaya paling unik dan sulit. Gerakan kedua tangan dilakukan bersamaan ke depan, lalu membuka ke samping dengan irama menyerupai kepakan sayap kupu-kupu.

Kaki melakukan tendangan seperti ekor lumba-lumba, sehingga membutuhkan kekuatan otot perut dan punggung yang besar. Meski berat, gaya ini terlihat sangat indah dan spektakuler di dalam air.

Kesimpulan

Renang adalah olahraga air yang memiliki sejarah panjang sekaligus manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh. Dari gaya dada yang klasik hingga gaya kupu-kupu yang menantang, setiap gaya renang memiliki keunikan tersendiri.

Dengan teknik yang benar, olahraga renang dapat menjadi pilihan ideal untuk menjaga kebugaran, membangun kekuatan otot, hingga mencapai prestasi di level kompetitif.

Kategori :