Mengenal Jenis dan Kualifikasi Ahli Gizi, Profesi yang Kian Dibutuhkan di Garda Depan Program MBG

Rabu 01-10-2025,12:02 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Gizi Klinik

Fokus: intervensi gizi medis untuk pasien.

Lingkup kerja: rumah sakit, klinik, praktik mandiri, konsultan diet, hingga sport nutritionist untuk atlet.

Gizi Institusi

Fokus: manajemen makanan skala besar.

Lingkup kerja: katering, rumah sakit, sekolah, industri pangan, hingga quality control.

Organisasi Profesi Ahli Gizi

Di Indonesia, profesi ahli gizi berada di bawah PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia). Organisasi ini berfungsi menjaga etika, standar kompetensi, dan profesionalisme anggota, serta memperjuangkan posisi strategis ahli gizi dalam sistem kesehatan nasional.

Perbedaan dengan Profesi Lain

Ahli Gizi (Nutrisionis/Dietisien): fokus pada edukasi, konseling, dan terapi gizi.

Dokter Spesialis Gizi Klinik (SpGK): dokter yang bisa mendiagnosis, meresepkan obat, dan memberikan intervensi medis berbasis gizi.

Teknologi Pangan (Tekpang): fokus pada pengolahan, inovasi, dan keamanan pangan di industri makanan.

BACA JUGA:3 Resep Nugget Ayam Praktis untuk Stok Bekal Anak

BACA JUGA:Resep Puding Cokelat yang Manis dan Lembut untuk Camilan Anak

Kesimpulan

Profesi ahli gizi memiliki peran vital dalam program MBG maupun kesehatan masyarakat secara umum. Baik sebagai nutrisionis maupun dietisien, mereka bekerja di lini depan untuk memastikan setiap intervensi gizi tepat sasaran, aman, dan berbasis bukti ilmiah.

Kategori :