SILAMPARITV.CO.ID - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Pelajar tersebut diketahui pergi dari rumah karena merajuk usai dilarang pacaran oleh keluarganya.
BACA JUGA:Terbongkar! Mantan Polisi Jadi Bandar Sabu di Lubuklinggau, Simpan Narkoba di Sandal
BACA JUGA:Wartawan Harus Berinovasi, Pesan Kajari: Teknologi AI Jadi Tantangan Berat Saat Ini
Siswi bernama Fatillah Data Insyani Saputri (15), warga Kelurahan Tempel Rejo, Kecamatan Curup Selatan, ditemukan pada Selasa (20/1/2026) siang. Ia diketahui meninggalkan rumah neneknya sejak Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB tanpa pamit.
BACA JUGA:Kenalan di Facebook, Wanita di Lubuklinggau Dirampok Saat Janjian Bertemu
BACA JUGA:NPWP Aktif atau Tidak? Begini Cara Cek Online Lewat Coretax Pakai NIK e-KTP
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Hasan Basri, membenarkan bahwa pelajar kelas VIII SMP tersebut telah berhasil ditemukan setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian.
“Benar, siswi yang dilaporkan hilang sudah ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Hasan.
BACA JUGA:Tak Terdaftar DTKS? Ini Batas Gaji Orangtua agar Tetap Lolos KIP Kuliah 2026
Sempat Menginap di Beberapa Tempat
Berdasarkan hasil penelusuran, Fatillah sempat menginap di beberapa lokasi. Ia diketahui bermalam satu malam di rumah temannya di Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup. Selanjutnya, pada Senin (19/1/2026), ia berpindah dan menginap di rumah kerabatnya yang berada di Kelurahan Adirejo, Kecamatan Curup.
BACA JUGA:Jangan Asal Minum! Panduan Konsumsi Cuka Apel Sesuai Manfaatnya
BACA JUGA:Warisan Tanah Wajib Balik Nama Sertifikat, Ini Risiko Jika Diabaikan
Keberadaan Fatillah akhirnya terungkap setelah pihak keluarga mendapat informasi dari kerabatnya dan langsung melapor ke Polres Rejang Lebong.
“Mendapat informasi tersebut, personel SPKT dan piket fungsi langsung menuju lokasi dan menjemput yang bersangkutan bersama neneknya,” jelas Hasan.
BACA JUGA:Antisipasi Gangguan Keamanan, Kalapas Narkotika Muara Beliti Gelar Rapat Dinas Pengamanan
BACA JUGA:Oknum Polisi Muratara Terjerat Kasus Narkoba, Ditangkap di Lubuklinggau
Alasan Pergi karena Tidak Terima Dinasehati
Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa Fatillah pergi karena merasa tidak terima saat dinasihati oleh neneknya. Ia diminta untuk tidak terlalu sering bepergian bersama seorang laki-laki yang diduga sebagai pacarnya.
Hasan menyebut, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi. Pelajar tersebut diketahui beberapa kali meninggalkan rumah dengan alasan yang hampir sama.
“Anak ini memang tinggal bersama neneknya dan beberapa kali merajuk ketika dinasihati,” tambahnya.
BACA JUGA:Pindang Meranjat vs Pegagan vs Musi Rawas, Ini Perbedaan Rasa dan Bumbunya
BACA JUGA:Kenapa TPG Januari–Februari 2026 Belum Cair? Ini Faktor Penentunya
Diberikan Pembinaan oleh Polisi
Setelah ditemukan, Fatillah dibawa ke Mapolres Rejang Lebong untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga memberikan pembinaan serta melakukan mediasi antara Fatillah dan keluarganya agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
BACA JUGA:Gubernur Sumsel Herman Deru Serukan Pengawasan Bersama Angkutan Batu Bara
BACA JUGA:PS5 Pro Bersiap Dapat PSSR 2.0, Kualitas Visual dan Performa Diklaim Naik Kelas
“Kami sudah memberikan pembinaan dan berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tutup Hasan.
Sebelumnya, pihak keluarga sempat melaporkan Fatillah sebagai orang hilang pada Senin (19/1/2026) malam, sehingga kepolisian melakukan upaya pencarian dan mengimbau masyarakat untuk membantu memberikan informasi.
BACA JUGA:Kondisi Lemah Tak Hentikan Sidang, Haji Halim Jalani Proses Hukum di Atas Ranjang Medis Jadi Sorotan
BACA JUGA:Salat Subuh Berujung Malang, Motor Ustadz Raib Digondol Maling di Masjid